Jet Tempur AS Jatuh di Perairan Okinawa

Tesa Oktiana Surbakti
12/11/2018 19:33
Jet Tempur AS Jatuh di Perairan Okinawa
( ANTARA FOTO/Adwit B Pramono/)

SEBUAH jet tempur milik Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) jatuh di perairan lepas sekitar Pulau Okinawa pada Senin (12/11) ini. Kementerian Pertahanan Jepang mengungkapkan dua awak pesawat berhasil diselamatkan.

Rincian titik lokasi jatuhnya pesawat berada 250 kilometer (km) dari timur-tenggara Ibu Kota Okinawa, Naha. Jet tempur diperkirakan jatuh pukul 11.45 pagi. Dua awak pesawat sempat terlempar dari pesawat, namun berhasil diselamatkan helikopter milier AS. Insiden kecelakaan ini dinyatakan tidak menimbulkan korban jiwa. Sejauh ini, penyebab jatuhnya pesawat dikarenakan masalah mesin.

Dalam pernyatan resmi, Armada Ketujuh Angkatan Laut AS mengatakan jet tempur F/A-18 yang berasal dari kapal induk USS Ronald Reagan, mengalami masalah mekanis. Akibatnya, dua awak terlempar dari pesawat saat menjalankan operasi rutin di Laut Filipina. Beruntung kedua awak berhasil diselamatkan dengan cepat oleh pesawat pencarian dan penyelamatan. Awak pesawat tersebut kemudian dibawa ke kapal induk untuk mendapat perawatan dari tenaga medis. Saat ini, kondisi keduanya dinyatakan membaik.

Baca juga: Trump dan Erdogan Bertemu Bahas Kasus Tewasnya Khashoggi

Lebih lanjut, Armada Ketujuh Angkatan Laut AS memastikan investigasi kecelakaan tengah dilakukan. Adapun kapal induk USS Ronald Reagen, yang menjadi pangkalan Angkatan Laut AS di Yokosuka, Prefektur Kanagawa, terus melanjutkan operasi di wilayah tersebut.

Japan Coast Guard mengirim pesawat khusus ke wilayah perairan lokasi jatuhnya pesawat, untuk memeriksa adanya puing atau tumpahan bahan bakar. Luas Pulau Okinawa kurang dari 1% total luas daratan Jepang, namun wilayah perairannya menampung lebih dari setengah 47 ribu pasukan militer AS yang ditugaskan di Jepang.

Dalam beberapa puluh tahun terakhir, penduduk Okinawa kerap meminta sejumlah pangkalan militer AS dipindahkan. Hal itu seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap kecelakaan pesawat, maupun tindakan kejahatan yang bisa dilakukan pasukan militer dan pekerja asal AS.(AFP/OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya