Bentrokan di Yaman, Ratusan Orang Tewas

Tesa Oktiana Surbakti
12/11/2018 18:12
Bentrokan di Yaman, Ratusan Orang Tewas
(AFP)

SEBANYAK 149 orang termasuk warga sipil tewas dalam bentrokan berdarah antara pendukung pemerintah dengan kelompok pemberontak dalam 24 jam terakhir di Hodeida, Yaman.Sumber dari koalisi militer pro pemerintah Yaman, yang didukung Arab Saudi beserta sekutu regional lainnya, menyebut pemberontak Houthi menggulirkan kembali serangan besar-besaran ke arah pesisir pantai Laut Merah menuju pelabuhan Hodeida. Kawasan tersebut menjadi jalur bantuan bagi 14 juta penduduk Yaman yang tengah menghadapi krisis kelaparan.

Pasukan pro pemerintah yang didukung pasukan Emirat, bergegas mencapai Hodeida yang sudah sudah dikuasai kalangan pemberontak pascapecahnya bentrokan sejak 11 hari lalu. Bentrokan meluas ke wilayah permukiman penduduk yang memicu perkelahian jalanan, serta membahayakan keselamatan warga sipil yang terperangkap di dalam kota.

Kesaksian penduduk dan sumber militer pemerintah menyebut penembak jitu dari kelompok pemberontak ditempatkan di atas atap sejumlah bangunan di wilayah timur Hodeida, beberapa mil dari pelabuhan ujung barat kota. Serangan Hodeida memanti kecaman internasional yang belum pernah terjadi selama hampir empat tahun konflik antara kelompok pemberontak Houthi yang terkait dengan Iran, dan pemerintah dengan dukungan dari Arab Saudi.

Adanya bantuan dari kelompok tertentu membahayakan keselamatan hampir 600 ribu warga yang tinggal di Hodeida, berikut jutaan penduduk yang bergantung pada sektor kepelabuhanan. Saluran bantuan makanan maupun bantuan kemanusiaan lainnya ke wilayah Yaman dikhawatirkan terhambat.

Baca juga: Baku Tembak di Jalur Gaza, Enam Orang Tewas

Pejabat militer di Hodeida pada Senin waktu setempat, mengonfirmasi 7 orang warga sipil tewas, tanpa memberikan rincian lebih lanjut. Sementara itu, petugas medis dari berbagai rumah sakit melaporkan 110 orang pemberontak dan 32 pejuang loyalis tewas dalam bentrokan sengit semalam. Adapun sumber dari rumah sakit militer Al-Alfi yang berhasil dikuasai pemberontak, menyatakan telah menerima sejumlah jasad tubuh korban yang hangus.

Beberapa sumber militer membenarkan aliansi yang dipimpin Saudi sudah menargetkan para pemberontak melalui serangan udara. Pun, kelompok pemberontak mulai memindahkan korban luka-luka ke wilayah Sanaa, Ibu Kota Yaman, yang dikuasai pemberontak Houthi selama pengambilalihan sejak 2014, termasuk sejumlah pelabuhan di tepi pantai Yaman.

Arab Saudi beserta sekutu-sekutunya diketahui ikut campur dalam perang pemerintah Yaman melawan Houthi yang didukung Iran. Perang dari 2015 lalu, memicu krisis kemanusiaan terburuk manusia, sebagaimana diungkapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Aliansi yang dipimpin Saudi berupaya mengusir kelompok pemberontak dari pantai Yaman, namun nyatanya belum berhasil merebut kembali Hodeida. Hampir 600 orang dinyatakan tewas sejak mencuatnya bentrokan di Hodeida pada 1 November. Peristiwa itu mengakhiri suspensi temporer dari serangan pemerintah untuk mengambil alih kota sejak Juni lalu.(AFP/OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya