Menlu Retno Perintahkan Dubes Dampingi Rizieq

Denny Parsaulian Sinaga
07/11/2018 19:30
Menlu Retno Perintahkan Dubes Dampingi Rizieq
(AFP)

SESAAT setelah tersiar kabar Habieb Rizieq Shihab ditangkap polisi di Makkah, Arab Saudi, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi langsung memerintahkan Dubes RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel memberikan pendampingan. Demikian bunyi rilis KBRI di Riyadh yang diterima Media Indonesia, Rabu (7/11).

Menlu Retno sebelumnya berkomunikasi dengan Dubes Agus untuk memastikan info tersebut. Menlu Retno pun mendorong dan memerintahkan KBRI untuk melakukan pendampingan dan pengayoman kepada Rizieq dalam menghadapi kasus yang dihadapi Rizieq.

Sehingga, pada keesokan harinya yaitu pada Selasa (6/11), Dubes Agus langsung memerintahkan Diplomat Pasukan Khusus (Dippasus) yang merupakan gugus tugas reaksi cepat untuk berangkat ke Mekkah dan memastikan kabar yang beredar tersebut.

Dari Dippasus diketahui bahwa pada 5 November 2018 sekitar pukul 08.00 WAS, tempat tinggal Rizieq di Mekkah didatangi pihak kepolisian Makkah. Polisi datang karena adanya pemasangan bendera hitam yang mengarah pada ciri-ciri gerakan ekstremis pada dinding bagian belakang rumah Rizieq. Pada saat itu juga, Rizieq sempat diperiksa secara singkat oleh kepolisian Makkah.

Di hari yang sama, pada pukul 16.00 WAS, Rizieq dijemput oleh kepolisian Makkah dan Mabahis ammah (intelijen umum, General Investigation Directorate GID) untuk dibawa ke kantor polisi. Selanjutnya, untuk proses penyelidikan dan penyidikan, Rizieq ditahan oleh pihak kepolisian wilayah Makkah.

Perlu diketahui, Arab Saudi sangat melarang keras segala bentuk jargon, label, atribut, dan lambang apa pun yang berbau terorisme seperti IS, Al-Qaeda, Al-Jama'ah al-Islamiyyah, dan segala kegiatan yang berbau terorisme dan ekstrimisme. Untuk itu, medsos juga dipantau oleh pihak keamanan Arab Saudi dan pelanggaran IT adalah merupakan pidana berat jika bersentuhan dengan aroma terorisme.

Setelah selesai menjalani pemeriksaan di Kantor Mabahis 'Aamah (intelijen umum), HRS diserahkan kepada Kepolisian Sektor Mansyuriah Kota Mekkah pada Selasa (6/11) sekira pukul 16.00 WAS.

Empat jam kemudian, sekitar pukul 20.00 Waktu Saudi, Rizieq yang didampingi oleh staf KJRI, dikeluarkan dari tahanan kepolisian Makkah dengan jaminan. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya