Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG pangeran Arab Saudi yang ditahan karena pernah mengkritik operasi pemberantasan korupsi di Riyadh dilaporkan telah dibebaskan. Kerabat dari Pangeran Khaled bin Talal mengunggah beberapa foto di media sosial, yang memperlihatkan sang pangeran bersama keluarganya.
Pangeran Khaled, yang ditahan selama hampir satu tahun, ialah keponakan dari Raja Salman bin Abdul Aziz Al Saud. Kakak Pangeran Khaled, Pangeran Alwaleed bin Talal, adalah salah satu petinggi Arab Saudi yang ditahan dalam operasi pemberantasan korupsi tahun lalu.
Pembebasan Pangeran Khaled dilakukan di tengah tekanan internasional terhadap Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman atas kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.
Sejumlah analis meyakini otoritas Saudi berusaha meredam krisis Khashoggi dengan menggalang dukungan dari dalam keluarga kerajaan.
"Saya bersyukur Anda dalam keadaan selamat," tulis keponakan Pangeran Khaled, Putri Reem binti Alwaleed di Twitter, yang juga menyertakan sejumlah foto, seperti dilansir dari BBC, Minggu (4/11).
Terdapat beberapa foto yang memperlihatkan Pangeran Khaled mencium dan memeluk anak laki-lakinya, yang sudah dalam keadaan koma dalam beberapa tahun terakhir.
Kerajaan Arab Saudi tidak memberikan penjelasan resmi mengenai penahanan Pangeran Khaled maupun pembebasannya. Namun media Wall Street Journal melaporkan Pangeran Khaled telah ditahan selama 11 bulan karena mengkritik penahanan massal lebih dari 200 pangeran, menteri dan pebisnis atas tuduhan korupsi di Arab Saudi.
Mereka semua ditahan di beberapa hotel mewah di Riyadh, termasuk Ritz-Carlton. Sejumlah analis menduga penahanan itu merupakan cara Putra Mahkota Arab Saudi dalam mengkonsolidasikan kekuasaannya. (Medcom/OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved