Balas Hamas, Israel Gempur Jalur Gaza

(AFP/Yan/I-2)
26/10/2018 06:50
Balas Hamas, Israel Gempur Jalur Gaza
(MI Grafik Terbit)

PESAWAT tempur Israel kembali menyerang Jalur Gaza pada Rabu (24/10) setelah adanya tembakan roket pertama dalam beberapa minggu terakhir dari wilayah Palestina. Roket itu menghantam sebuah kota di Israel.

Penguasa Gaza, Hamas, menyangkal serangan roket itu dengan mengatakan bahwa mereka menolak semua upaya yang tidak bertanggung jawab dalam merusak usaha Mesir untuk menengahi gencatan senjata jangka panjang yang baru.

Namun, Israel berkukuh menuduh Hamas bertanggung jawab atas semua serangan roket tersebut dan menyerang 20 sasaran di Gaza sebagai balasan. Juru Bicara Angkatan Darat Israel Jonathan Conricus mengatakan kelompok Hamas bertanggung jawab penuh atas roket jarak menengah yang ditembakkan dari Palestina.

"Hanya dua organisasi di Gaza yang memiliki roket khusus, yaitu Hamas dan Jihad Islam Palestina," katanya merujuk pada kelompok yang dekat dengan Hamas.

Sebagai balasan, Conricus mengatakan mereka memukul 20 target di Gaza termasuk terowongan yang menjadi basis serangan Hamas dan tempat pembuatan senjata canggih.

Menteri Pertahanan Avigdor Lieberman menambahkan pihaknya telah memerintahkan penutupan kedua penyeberangan di perbatasan Israel dengan Gaza.

Penutupan dua perlintasan perbatasan dengan Gaza dimaksudkan untuk mengisolasi lebih jauh kantong-kantong yang diblokade. Hal itu membuat perbatasan Rafah dengan Mesir kini menjadi satu-satunya gerbang bagi dunia luar.

Tidak hanya itu, Lieberman juga memerintahkan pengurangan zona penangkapan ikan yang diizinkan di sepanjang pantai Gaza hingga 3 mil laut. Dia juga menginstruksikan penangguhan pengiriman bahan bakar yang biasanya diangkut setiap hari ke Gaza di bawah kesepakatan yang ditengahi oleh PBB.

Sementara itu, pascaserangan Israel, Kementerian Kesehatan Hamas mengungkapkan serangan tersebut telah menewaskan seorang warga Palestina. Sebelum serangan Israel dilancarkan, militan Gaza telah menembakkan dua roket sebelum fajar.

Salah satunya menyebabkan kerusakan pada taman rumah milik sebuah keluarga di selatan Kota Beersheba atau 40 kilometer dari tempat peluncuran roket.

Menurut media Israel, keluarga dengan tiga anak itu lolos dari cedera. Namun, harus menjalani perawatan karena mengalami syok. Roket lainnya jatuh di laut lepas Tel Aviv, 70 kilometer dari Gaza.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya