Indonesia Total Bantu Rakyat Palestina

Tes/X-5
17/10/2018 11:00
Indonesia Total Bantu Rakyat Palestina
(ANTARA)

INDONESIA meminta Australia tidak memindahkan kedubesnya dari Tel Aviv ke Jerusalem. Hal itu untuk mendukung proses perdamaian Palestina dengan Israel.

Demikian pernyataan Menlu RI Retno Marsudi dalam konferensi pers seusai menerima kunjungan Menlu Palestina Riyad al-Maliki di Kemenlu, Jakarta, kemarin.

Al-Maliki pun menyayangkan rencana Australia memindahkan kedutaan mereka ke Jerusalem. Apabila benar terjadi, langkah Australia melanggar hukum internasional serta menghambat resolusi di Palestina.

Menurut Retno, dukungan dan bantuan Indonesia kepada Palestina bukan hanya pada tataran politik, melainkan juga kontribusi konkret.

"Indonesia menyampaikan komitmen meningkatkan kontribusi signifikan kepada Badan Bantuan dan Pembangunan PBB untuk Palestina (United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East/UNRWA)," kata Retno.

Selain itu, Indonesia berkontribusi melalui kerja sama pengembangan kapasitas senilai US$2 juta untuk periode tiga tahun. Ada sekitar 2.000 warga Palestina mengikuti program itu. Juga ada beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa Palestina.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) pun memberikan bantuan dana kepada UNRWA dan Jordan Hashemite Charity Organisation (JHCO). KBRI Amman mencatat bantuan masyarakat Indonesia ke Palestina mencapai US$629 ribu.

"Kami juga membahas program kerja sama desalinasi air dan pengadaan obat-obatan senilai US$700 ribu. Juga rencana MUI membangun rumah sakit di Hebron," pungkasnya.

Di bidang ekonomi, Indonesia membebaskan tarif bea masuk komoditas impor asal Palestina, seperti kurma dan zaitun.

Al-Maliki mengaku puas dengan hasil konsultasi bilateral antara kedua negara. "Kami melihat dukungan nyata dari Indonesia. Tidak hanya terkait dengan isu perdamaian Palestina, tetapi juga isu lain. Kami meyakini dukungan Indonesia akan terus berlanjut," ujarnya.

Kedatangan Al-Maliki ke Indonesia sekaligus berpartisipasi dalam Solidarity Week for Palestine pada 13-17 Oktober 2018. Rangkaian kegiatan yang berlangsung di Jakarta dan Bandung itu merupakan refleksi dan konsistensi dukungan Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina untuk segera memperoleh kemerdekaan.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya