Presiden Sayangkan Rencana Australia Pindahkan Kedutaan dari Yerusalem

Rudy Polycarpus
16/10/2018 21:20
Presiden Sayangkan Rencana Australia Pindahkan Kedutaan dari Yerusalem
(ANTARA FOTO/Desca Lidya Natalia)

PRESIDEN Joko Widodo menelpon Perdana Menteri Australia Scott Morrison terkait rencana negera itu memindahkan kedutaan mereka dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Langkah Australia itu mengikuti kebijakan Amerika Serikat yang lebih dulu memindahkan kedutaannya ke Yerusalem.

Menurut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dalam perpercakapan itu, Presiden Jokowi menyampaikan keprihatinannya atas keputusan Morrison.

"Presiden menelepon tadi pagi untuk menyampaikan concern mengenai keputusan tersebut," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (16/10).

Indonesia selama ini selalu berada di garda terdepan mendukung kemerdekaan Palestina. Termasuk juga menolak kependudukan Israel, terhadap wilayah Palestina di Jalur Gaza. Retno menegaskan, sikap Indonesia tersebut tidak berubah.

Pemindahan Kedutaan ke Yerusalem berarti mengakui kota itu sebagai Ibu Kota Israel yang pelanggaran atas konsensus internasional.

Desember tahun lalu, Indonesia menjadi satu dari 128 negara PBB yang mendukung resolusi menentang keputusan Presiden AS Donald Trump terkait Yerusalem. Hanya sembilan negara yang menolak resolusi itu, 35 negara abstain. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya