JK: Hubungan Diplomatik Indonesia-Israel, Jika Kemerdekaan Palestina Diakui

Dero Iqbal Mahendra
16/10/2018 17:59
JK: Hubungan Diplomatik Indonesia-Israel, Jika Kemerdekaan Palestina Diakui
(MI/ADAM DWI )

MENANGGAPI keinginan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang menginginkan membuka hubungan diplomatik dengan Indonesia, Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan persyaratan yang harus dilakukan oleh Israel bila memang ingin hal tersebut terwujud.

"Tentu beliau menyampaikan hal tersebut, tetapi (bagi) kita yang paling penting itu perdamaian (antar kedua negara)," ujar Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden di Jakarta, Selasa (16/10).

Jusuf Kalla menjelaskan jika memang kedua negara sudah sepakat dengan perdamaian permanen antar kedua negara maka hubungan diplomatik dengan Indonesia dapat saja dilakukan. Perdamaian tersebut yakni dengan keduanya mengakui satu sama lain maka hubungan diplomatik dapat terjadi dengan Indonesia.

"Tetapi sebelum (perdamaian) itu diakui maka tidak mungkin kita buka hubungan diplomatik," tutur Jusuf Kalla.

Namun terkait permintaan PM Israel tersebut Jusuf Kalla melihat untuk saat ini hal tersebut tidak dapat terpenuhi. Ia menilai pembukaan hubungan diplomatik terebut belum waktunya dilakukan.

Jusuf Kalla pun menyebut wilayah Palestina yang diakui bukan dari wilayah yang sekarang. Namun ia ingin agar wilayah yang diakui merupakan wilayah Palestina yang diakui Israel adalah wilayah per tahun 1967. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya