Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Antariksa Federal Rusia menyatakan jadwal keberangkatan kosmonaut Rusia, Aleksey Ovchinin, dan astronaut Amerika Serikat (AS), Nick Hague, ke angkasa luar dialihkan pada musim semi tahun depan.
"Mereka pasti akan berangkat. Hanya saja kami mengubah jadwal penerbangan mereka ke musim semi tahun depan," ujar Kepala Roscosmos Dmitry Rogozin melalui akun Twitter. Dia menambahkan, kedua penjelajah ruang angkasa itu akan kembali ke pusat pelatihan Star City di Rusia.
Seperti diketahui, Ovchinin dan Hague hampir menemu ajal ketika roket Soyuz mengalami kerusakan dan tidak berfungsi optimal setelah lepas landas dari Kosmodrom Baikonur di Kazakhstan. Namun, keduanya berhasil kembali ke bumi dengan selamat.
Insiden tersebut merupakan kali pertama dalam dalam sejarah industri angkasa luar yang dibanggakan Rusia. Pembatalan peluncuran berlangsung saat Administrator NASA Jim Bridenstine mengunjungi Rusia dan Baikonur pekan ini.
Insiden itu jelas memalukan bagi Rusia yang belum lama ini bertekad mengirimkan kosmonaut ke bulan dan Mars. Roket Soyuz yang dirancang Rusia merupakan satu-satunya jalur penghubung ke stasiun angkasa luar internasional.
Insiden kerusakan diyakini memengaruhi kinerja laboratorium yang sedang mengorbit. Seluruh peluncuran wahana angkasa luar dengan awak telah ditangguhkan seiring dimulainya penyelidikan.
Beruntung dua astronaut tersebut berhasil lolos dari maut tanpa luka. Dari foto resmi yang dipublikasikan, keduanya tampak memeluk istri mereka dan asyik menikmati santapan setelah melewati masa menegangkan.
Sementara itu, para pengamat menilai industri angkasa luar Rusia mengalami kemunduran dalam beberapa tahun terakhir. Terjadi beberapa peristiwa kecelakaan, termasuk hilangnya pesawat kargo angkasa luar dan sejumlah satelit.
Kegagalan peluncuran pun menuai kritik pedas dari media Rusia. Harian bisnis Vedomosti mengangkat headline berbunyi, 'Citra Industri Luar Angkasa Hancur'.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved