Haley Mengundurkan Diri dari Dubes AS untuk PBB

Tesa Oktiana Surbakti
09/10/2018 22:25
Haley Mengundurkan Diri dari Dubes AS untuk PBB
(AFP)

DUTA Besar Amerika Serikat untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Nikki Haley, resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Dia memilih meninggalkan Gedung Putih lantaran sudah tidak satu haluan dengan tim kebijakan luar negeri kabinet Donald Trump.

Penunjukan Haley sebagai Duta Besar untuk PBB pada November 2016, pun terbilang mengejutkan. Sebab, Haley yang merupakan mantan Gubernur Carolina Selatan, kerap mengkritisi kampanye yang digaungkan Trump.

Anak dari imigran berdarah India, menaruh atensi besar terhadap isu pasar bebas dan perdagangan global. Dia mendapat sorotan dunia karena berani menggerakkan upaya penghapusan bendera konfederasi, setelah pembantaian jemaat di gereja kulit hitam di Charleston pada 2015.

Selama Trump berkampanye dalam Pemilihan Presiden AS, Haley kerap mengingatkan Trump urgensi dari diplomasi. Sikap Trump yang cenderung menyerang melalui kritikan, berpotensi menyebabkan perang di ranah global.

Dalam tanggapannya terhadap pidato Presiden AS Barack Obama pada Januari 2016, Haley juga memperingatkan agar presiden kulit hitam pertama di AS itu tidak hanyut dalam pusaran kekacauan yang dihembuskan Trump.

Kemudian pada Desember 2017, Haley berpendapat suara perempuan yang menjadi korban pelecehan seksual Trump, harus didengar. Pernyataan Haley seakan memecah kebuntuan, mengingat pemerintah AS berdalih tuduhan terhadap orang nomor satu itu palsu.

"Mereka (korban pelecehan seksual) harus didengar dan ditangani. Saya pikir, kami mendengar kasus mereka sebelum pemilihan umum (dimulai). Saya tekankan siapa pun perempuan yang mendapat perlakuan buruk dengan cara apapun, memiliki hak untuk bersuara," tegas Haley.

Tidak hanya mengkritik Trump, sosok Haley pun sering kali berseberangan dengan Menteri Luar Negeri AS Rex W Tillerson.(Thenewyorktimes/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya