Ribuan Orang Memprotes Tiongkok

(Yan/I-3)
02/10/2018 03:30
Ribuan Orang Memprotes Tiongkok
(Anthony WALLACE / AFP)

RIBUAN orang di Hong Kong memprotes penindasan yang dituding dilakukan Beijing. Aksi itu dipicu ketakutan terkait dengan kebebasan di kota semiotonomi itu yang secara serius sedang terancam.

Protes prodemokrasi tersebut muncul sepekan setelah Hong Kong melarang aktivitas partai prokemerdekaan. Alasannya, partai tersebut merupakan ancaman terhadap keamanan nasional. Hal itu menjadi pertama kalinya partai politik dilarang sejak Hong Kong dikembalikan ke Tiongkok oleh Inggris pada 1997.

Sejauh ini, munculnya gerakan kemerdekaan yang menyerukan Hong Kong untuk memisahkan diri dari Tiongkok telah membuat Beijing berang. Pemimpin aktivis prodemokrasi Joshua Wong mengatakan khawatir partainya, Demosisto, bisa menjadi sasaran berikutnya.

Pasalnya, partai tersebut mempromosikan penentuan nasib sendiri untuk Hong Kong. Baru-baru ini, salah satu kandidat Demosisto sudah dilarang ikut pemilu.

"Kita perlu melindungi dan membela kebebasan berserikat di Hong Kong," kata Wong, 21, kepada AFP di depan para pendemo. Protes prodemokrasi digelar setiap 1 Oktober bertepatan dengan Hari Nasional Tiongkok yang menandai pembentukan partai komunis dari Republik Rakyat Tiongkok.

Sejak menyatu ke Tiongkok, Hong Kong memang menikmati hak-hak yang tidak dinikmati warga di wilayah daratan, termasuk kebebasan berbicara. Namun, Hong Kong khawatir kebebasan tersebut terkikis.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya