PILOT pesawat Airbus A320 milik maskapai Germanwings nomor penerbangan 4U 9525 yang jatuh di Digne, Pegunungan Alpen, Prancis, Selasa (24/3), diketahui terkunci di luar kokÂpit sebelum pesawat jatuh berkeping-keping.
Menurut jaksa Marseille, Brice Robin, kemarin, kopilot, Andreas Lubitz, 28, lah yang berada di kokpit saat pesawat jatuh. Lubitz bekerja di Germanwings sejak September 2013 dengan pengalaman 630 jam terbang, sedangkan sang pilot berpengalaman 10 tahun dengan 6.000 jam terbang. "Lubitz sepertinya secara sengaja menukikkan pesawat saat dia sendiri di kokpit," kata Robin. Teriakan penumpang pun terdengar sesaat sebelum pesawat jatuh. Namun, lanjut Robin, tidak ada indikasi plot terorisme.
Kotak hitam yang berisi rekaman percakapan di kokpit mengindikasikan salah satu kursi pilot terdengar didorong ke belakang, lalu terdengar suara pintu terbuka kemudian tertutup lagi. Setelah itu, terdengar ketukan. Tidak ada percakapan lagi hingga pesawat jatuh. Kedua pilot terdengar melakukan percakapan normal saat awal penerbangan.
Media New York Times mengutip pernyataan anggota senior militer yang terlibat dalam penyelidikan jatuhnya 4U 9525 yang menewaskan 150 penumpang beserta kru itu. Ia menyatakan hal serupa. "Pria itu mengetuk pintu kokpit, tapi tidak ada jawaban. Kemudian ia memukul pintu lebih keras dan tetap tidak ada jawaban. Kita bisa mendengar dia seperti mencoba mendobrak pintu," kata penyelidik.
Ahli penerbangan memiliki beberapa teori soal itu. "Jika pilot tetap menerbangkan pesawat sampai menabrak pegunungan, ada beberapa kemungkinan. Mungkin itu karena pilot dalam keadaan tidak sadar atau telah meninggal, atau memang memutuskan untuk bunuh diri, atau dipaksa bunuh diri," ujar ahli penerbangan tersebut.
Sejak terjadinya pembajakan pesawat pada 11 September 2001, keamanan pesawat memang diperketat. Salah satunya dengan akses pintu kokpit yang hanya bisa dibuka dari dalam dan hanya oleh pilot.
Menurut video pelatihan Airbus, kokpit A320 memiliki sistem pengaman untuk berjaga-jaga jikalau seorang pilot di kokpit tiba-tiba tidak sadar, sedangkan pilot lainnya sedang berada di luar kokpit, atau jika kedua pilot berada di kokpit dan keduanya tidak sadar. Biasanya, orang yang hendak masuk kokpit meminta izin akses kepada pilot di kokpit. Pilot di kokpit bisa melihat lewat kamera pengawas untuk mengetahui siapa yang hendak masuk kokpit, kemudian pilot bisa memberi izin atau menolak orang itu masuk ke kokpit.
Namun, jika tidak ada jawaban izin akses ke kokpit itu, kru pesawat bisa memasukkan kode darurat. Jika tetap tidak ada respons, pintu kokpit terbuka secara otomatis. Namun, jika pilot di kokpit menolak akses, pintu kokpit tetap terkunci selama 5 menit.
Pihak Germanwings menyatakan belum dapat mengonfirmasi teori-teori itu.