Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BELLINGCAT, sebuah situs web dikelola jurnalis investigasi, merilis laporan yang mengungkap identitas asli pelaku dalam kasus pembunuhan mantan mata-mata Rusia Sergei Skripal. Salah satu perwira intelijen Rusia diduga kuat menggunakan racun saraf untuk membunuh Skripal dan putrinya di Salisbury, Inggris.
Laporan itu langsung memantik kegeraman pemerintah Rusia. Pasalnya, laporan yang dikeluarkan kelompok investigasi berbasis di Inggris mengklaim Ruslan Boshirov yang sebelumnya dituding sebagai pelaku, merupakan nama samaran dari Kolonel Anatoliy Cheipga.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menepis laporan yang digulirkan Bellingcat. Dia pun menyoroti laporan yang dirilis berdekatan dengan jadwal pidato Perdana Menteri (PM) Inggris Theresa May dalam Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
"Tidak ada bukti yang mengarah ke sana. Jadi, mereka tampaknya melanjutkan penyebaran informasi untuk mengalihkan fokus utama, yakni apa yang sebenarnya terjadi di Salisbury?" demikian pernyataan resmi Zakharova. Zakharova juga menagih janji pemerintah London mengeluarkan bukti keterlibatan pelaku dalam kasus pembunuhan di Salisbury.
Pada Rabu (26/9), May menuding Rusia merupakan aktor di balik kematian Skripal dan putrinya, Yulia, sempat kritis imbas terkena zat diduga racun Novichok pada Maret lalu. "Rusia hanya berupaya mengaburkan fakta dengan menyebarkan keputusasaan," tukas May.
Cheipga disebut lulusan dari akademi The Far-Eastern Military Command. Akademi yang berlokasi di Kota Blagoveshchensk, wilayah timur Rusia, menjadi tempat pelatihan tertinggi untuk pasukan khusus dan komando laut.
Jurnalis Bellingcat pun menduga Presiden Rusia Vladimir Putin mengenal sosok Cheipga secara pribadi. Mengingat Putin yang memberikan penghargaan yang terbilang langka kepada Cheipga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved