KTT Pyongyang Titik Awal Akhiri Perang

Yan/I-1
26/9/2018 05:30
KTT Pyongyang Titik Awal Akhiri Perang
(AFP)

PERTEMUAN Presiden Republik Korea Moon Jae-in dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un telah menghasilkan beberapa poin kesepakatan. Yang paling disoroti dunia ialah tentang denuklirisasi dan lahirnya perjanjian damai antara Utara dan Selatan.

Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia Kim Chang-beom menegaskan perjanjian yang ditandatangani pada 20 September lalu di Pyongyang menyegarkan kembali upaya yang dicoba dibangun di Singapura pada Juni lalu. "Kami di titik awal untuk mengakhiri perang. Saat ini masih perang. Namun, perjanjian di Pyongyang ini sama dengan upaya awal mengakhiri perang," kata Dubes Kim, akhir pekan lalu.

"Akan ada proses lanjutan untuk melanjutkan upaya damai. Tidak ada time frame (skema waktu) karena Utara berjanji mengupayakan secepat mungkin," lanjutnya.

Negaranya, tambah Dubes Kim, saat ini sedang fokus melanjutkan dialog Korut dan AS. Menurut Kim, dialog AS-Korut harus berjalan. "Kami sudah kirim utusan ke Utara sebelum Moon ke sana. Menurut saya, kita tidak boleh menyerah pada komitmen yang sudah dibuat," kata Dubes Kim.

Terkait dengan lanjutan pertemuan ini, Presiden AS Donald Trump berharap dapat bertemu Kim di sela-sela Sidang Umum PBB di New York.

Pada pertemuan di Pyongyang, Moon dan Kim menilai ada kemajuan luar biasa yang dibuat sejak Deklarasi Panmunjom yang bersejarah diadopsi, di antaranya dialog yang erat dan komunikasi antara pihak berwenang di kedua belah pihak, pertukaran sipil dan kerja sama di berbagai bidang, serta langkah-langkah penting untuk meredakan ketegangan militer.

"Kedua pemimpin menegaskan kembali prinsip kemerdekaan dan penentuan nasib sendiri bangsa Korea dan sepakat untuk secara konsisten mengembangkan hubungan antar-Korea untuk rekonsiliasi nasional, kerja sama, perdamaian yang kuat, dan kemakmuran bersama," urai Dubes Kim.

Dia menambahkan bahwa dua Korea saat ini sedang ke arah menuju Korea bersatu.

Kedua pemimpin memegang teguh dan melakukan diskusi mendalam tentang berbagai isu dan langkah-langkah praktis untuk memajukan hubungan antar-Korea ke dimensi baru dan lebih tinggi secara menyeluruh. Termasuk menerapkan Deklarasi Panmunjom dan berbagi pandangan bahwa KTT Pyongyang akan menjadi tonggak bersejarah.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya