Bertemu Kim, Popularitas Moon Naik

AFP/Yan/I-1
22/9/2018 08:40
Bertemu Kim, Popularitas Moon Naik
(AFP)

PERINGKAT Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in, meningkat pekan ini sebagai hasil pertemuan puncak dengan pemimpin Korut Kim Jong-un di Pyongyang, Rabu (19/9) lalu.

Peringkat pemimpin Korsel itu sempat jatuh ke posisi terendah awal bulan ini. Saat itu, 'Negeri Ginseng' itu sedang mengalami kemerosotan ekonomi dengan meningkatnya pengangguran dan harga rumah yang tinggi.

Namun, berdasarkan hasil survei Gallup Korea yang dirilis kemarin, peringkat Moon naik 11 poin menjadi 61% dari 1.001 orang responden yang disurvei, Selasa (18/9) hingga Kamis (20/9).

"Kenaikan itu dapat dilihat sebagai efek dari pertemuan ketiga antar-Korea yang diadakan di Pyongyang," kata Gallup Korea.

Mereka yang memiliki pandangan negatif terhadap kinerja Moon turun 9 poin persentase menjadi 30%. Hasil ini menurut jajak pendapat, yang memiliki marjin kesalahan plus atau minus 3,1 poin.

Dalam pertemuan Moon dan Kim di Pyongyang, Kim setuju untuk menutup tempat uji coba rudal. Kesediaan Kim ini memberikan momentum baru untuk negosiasi nuklir dengan AS. Kim mengatakan Korut dapat membongkar fasilitas nuklirnya yang paling terkenal di Yongbyon jika AS mengambil langkah-langkah yang sesuai.

Kedua Korea juga menandatangani perjanjian yang bertujuan mengurangi ketegangan militer. Keduanya setuju untuk mengejar peningkatan pertukaran antar-Korea dan kerja sama ekonomi dan bersama-sama mengajukan permohonan sebagai tuan rumah Olimpiade 2032.

Survei lain oleh Realmeter kemarin menunjukkan 71,6% responden mendukung hasil pertemuan dengan 22,1% memberikan penilaian negatif.

Namun, menurut para analis, Moon telah melakukan perjudian berbahaya lantaran Korut hanya membuat konsesi terbatas. Mereka mengatakan Korut tidak memenuhi tuntutan AS untuk melakukan denuklirisasi penuh dan terverifikasi.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya