Tiongkok Ingatkan AS Cabut Sanksi

AFP/Yan/I-1
22/9/2018 08:20
Tiongkok Ingatkan AS Cabut Sanksi
(AFP)

TIONGKOK memperingatkan Amerika Serikat untuk mencabut sanksi yang dijatuhkan kepada organisasi militer mereka karena membeli senjata dari Rusia. Kalau tidak, AS akan menanggung konsekuensinya.

"Tiongkok marah atas praktik yang tidak masuk akal oleh AS," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Geng Shuang saat konferensi pers, kemarin.

Geng mengatakan Beijing telah mengajukan protes resmi kepada negeri adi daya itu. "Kami sangat mendesak AS untuk segera memperbaiki kesalahan mereka dan mencabut apa yang disebut sanksi. Jika tidak, AS akan menanggung konsekuensinya," tegasnya.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan, Kamis (20/9), pihaknya menjatuhkan sanksi keuangan kepada Departemen Pengembangan Peralatan Departemen Pertahanan Tiongkok dan administrator puncaknya. Hukuman dijatuhkan karena Beijing telah membeli pesawat Rusia baru-baru ini, yaitu jet tempur Sukhoi Su-35 dan misil darat ke udara S-400.

Para pejabat mengatakan itu ialah pertama kalinya negara ketiga dihukum di bawah undang-undang sanksi CAATSA karena berurusan dengan Rusia. Pihak Tiongkok menyatakan bahwa pemerintahan Trump mengambil risiko hubungan dengan negara lain dalam kampanye melawan Moskow.

Sanksi itu dikeluarkan pada saat hubungan AS dan Tiongkok tengah panas yang dipicu oleh perang dagang.

Kedua negara meluncurkan tarif baru, Senin (24/9). Washington menargetkan bea masuk US$200 miliar pada ekspor Tiongkok dan sebaliknya Beijing akan memukul produk AS dengan pungutan senilai US$60 miliar.

Kedua belah pihak telah memberlakukan tarif US$50 miliar barang pada barang-barang setiap negara.

Rusia juga telah ikut mengecam sanksi itu. Deputi Menlu Rusia Sergei Ryabkov menyebut AS tengah bermain api. Dia juga mengatakan Washington telah mengguncang stabilitas global.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya