AS akan Tutup Kantor Perwakilan Palestina di Washington

Willy Haryono
10/9/2018 19:20
AS akan Tutup Kantor Perwakilan Palestina di Washington
(AFP)

AMERIKA Serikat memutuskan akan menutup kantor perwakilan misi Palestina di Washington. Ini merupakan kelanjutan dari langkah terbaru Presiden Donald Trump terhadap Palestina.

"Kami telah mendapat informasi dari AS bahwa mereka memutuskan menutup misi Palestina di sana," ucap Sekjen Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Saeb Erekat, seperti dikutip dari Kantor Berita AFP, Senin (10/9).

"Ini semakin menegaskan bahwa kebijakan pemerintahan Trump membuat warga Palestina semakin menderita, termasuk dengan memangkas bantuan dana untuk aktivitas kemanusiaan, kesehatan, dan pendidikan," lanjut dia.

PLO memutuskan hubungan dengan AS usai Trump mengakui Jerusalem sebagai ibu kota dari Israel pada Desember 2017 lalu. Padahal, Palestina memandang Jerusalem Timur sebagai ibu kota mereka di masa mendatang.

Sejak mengakui Jerusalem, Trump membekukan sementara bantuan untuk Palestina. Ia menegaskan bantuan akan ditahan hingga Palestina bersedia kembali ke meja negosiasi untuk mencari solusi perdamaian di Timur Tengah.

Trump telah menghentikan aliran dana senilai lebih dari US$200 juta untuk berbagai proyek di Palestina. Ia juga membatalkan aliran dana bagi Agensi PBB untuk Pengungsi Palestina dan jaringan rumah sakit di Jerusalem Timur.

Keputusan menutup kantor perwakilan Palestina dilakukan menjelang peringatan 25 tahun Perjanjian Oslo pada 13 September mendatang.

Pada 1993, perjanjian itu ditetapkan lewat sebuah jabat tangan di Gedung Putih, yang tujuan akhirnya adalah membantu mencarikan solusi damai antara Palestina dan Israel. (Medcom/OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya