Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Intelijen Israel pada Rabu (5/9) mengaku tidak tahu kalau Presiden Amerika Serikat Donald Trump pernah memerintahkan pembunuhan terhadap Presiden Suriah Bashar al-Assad.
Sebelumnya, sebuah buku berjudul 'Fear: Trump in the White House' --yang ditulis oleh Bob Woodward, wartawan yang pernah mengungkap skandal Watergate-- menceritakan bahwa Presiden itu memerintahkan Menteri Pertahanan membunuh Bashar sebagai balasan atas penggunaan senjata kimia terhadap warga sipil Suriah pada 2017.
Woodward menulis bahwa Menteri Pertahanan, James Mattis, menjawab akan melakukannya. Namun, Mattis justru melakukan hal lain, dengan menggelar serangan udara yang tidak mengancam nyawa Bashar.
Trump sendiri menjawab bahwa tudingan itu adalah 'sebuah tipuan terhadap publik'. Sementara Mattis menyebut buku Woodward sebagai 'sebuah fiksi yang hanya bisa terjadi di Washington'.
"Saya tidak mengetahui adanya perintah itu. Dia (Trump) juga membantahnya," kata Menteri Intelijen Israel, Yisrael Katz, kepada stasiun radio 102 FM.
"Apa yang bisa saya katakan dalam rangka koordinasi antara Amerika Serikat dan Israel, persoalan rezim di Suriah tentu saja menjadi bahan diskusi," kata Katz. "Israel tidak punya niat untuk menggulingkan Bashar," kata dia.
Meski selama ini menyatakan netral terhadap perang saudara di Suriah, Israel sudah sering menggelar serangan udara di negara tetangganya tersebut dengan target fasilitas militer Iran dan Hizbullah --dua sekutu Bashar yang aktif dalam perang di Suriah.
Sementara itu di sisi lain, Bashar terus menerus menyatakan sikap permusuhan terhadap Israel.
Namun, Katz mengaku bahwa pihaknya tidak punya alternatif yang lebih baik jika dibandingkan dengna Bashar.
"Tentu saja Bashar telah melakukan tindakan yang mengerikan. Tetapi kelompok oposisi, ISIS dan yang lainnya, juga tidak lebih baik. Kami sangat berhati-hati dalam hal ini demi kepentingan nasional kami sendiri," kata dia.
Woodward ialah wartawan yang namanya dikenal karena melaporkan skandal Watergate pada 1970-an yang berhasil menjadi pemicu turunnya Presiden Richard Nixon. Sejak saat itu dia telah menulis sejumlah buku yang mengungkap segala hal di balik kaca Gedung Putih. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved