Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PASCA kudeta yang berhasil menggiring Scott Morrison sebagai Perdana Menteri (PM) Australia yang baru, kini giliran Menteri Luar Negeri Julie Bishop mengundurkan diri. Keputusan Bishop tidak lepas dari pertempuran kepemimpinan yang menggulingkan Malcolm Turnbull dari Partai Liberal.
Sebelumnya, Bishop digadang-gadang masuk dalam jajaran kandidat terkuat untuk menjadi PM Australia, menggantikan Malcom Turnbull, di tengah krisis kepemimpinan, berikut mosi tidak percaya dari kabinet, parlemen dan partai pengusungnya, Partai Liberal. Langkah Bishop mundur dari kursi pemerintahan mengundang pertanyaan.
"Saya akan mengundurkan diri dari kabinet, sebagai Menteri Luar Negeri", ujar Bishop dalam sebuah pernyataan yang memberikan sinyal akan tetap berada di "kursi belakang".
Dalam pemungutan suara untuk mengambil alih kepemimpinan Partai Liberal, Bishop hanya memperoleh 11 suara dari total 85 suara. Capaian itu membawa Bishop ke peringkat ketiga, di bawah dua penantang sayap kanan lainnya, yakni Peter Dutton dan Scott Morrison. Berdasarkan percakapan antara anggota Partai Liberal yang bocor melalui pesan berbasis aplikasi, Whatsapp, diketahui sebagian sengaja menentang Bishop sebagai taktik untuk memenangkan Morrison yang baru saja dilantik sebagai PM Australia.
Dalam 11 tahun terakhir, Australia mengalami periode politik yang penuh gejolak. Tidak hanya perselisihan yang terjadi dalam dua partai besar, yakni Partai Liberal dan Partai Buruh, namun juga menyoroti isu perempuan sebagai pemegang kekuasaan. Julia Gillard dari Partai Buruh, menjadi salah satu korbannya. Mantan PM Australia itu harus bersusah payah memerangi serangan kebencian terhadap pemimpin perempuan, sekaligus menangkis seruan pempimpin Partai Liberal kala itu, Tony Abbott.
Bishop mengungkapkan kegelisahannya sebagai satu-satunya perempuan dalam jajaran kabinet pemerintahan. Terhitung sejak Abbott dilantik menjadi PM Australia pada 2013 lalu. "Sungguh sepi, bagaimana ide-ide yang saya lontarkan diabaikan rekan-rekan kerja yang mayoritas pria," tutur Bishop. Bahkan dalam berbagai kesempatan rapat, ide Bishop kerap dianggap meniru pemikiran rekan kerjanya. Menurut Bishop, isu kesetaraan gender masih dianggap tabu di tengah masyarakat Australia.
"Luar biasa, persis seperti ide atau inisiatif saya," ucap Bishop menirukan ucapan kolega pria dalam rapat kabinet.
Kendati demikian, Turnbull pernah memuji Bishop dalam cuitan di akun twitter pribadinya. "Dia (Bishop) teladan dan insipirasi bagi perempuan di Australia dan seluruh dunia," begitu isi pujian Turnbull. Mitra kerja Bishop, Penny Wong, pun menyatakan pujian serupa bahwa Bishop sebagai sosok berkomitmen tinggi, terutama dalam memajukan kepentingan Australia di ranah global. Salah satu tindakan Bishop yang mendapat sorotan dunia, ialah kecaman keras terhadap Rusia yang harus bertanggung jawab atas penembakan pesawat Malaysia Airlines MH17 hingga jatuh di wilayah timur Ukraina.(AFP/OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved