Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN AS Donald Trump mengaku telah memberi izin kepada Penasihat Gedung Putih Don McGahn dan staf lainnya untuk bekerja sama penuh dalam penyelidikan dugaan kolusi antara kampanyenya dan Moskow.
Hal itu diungkapkan Trump setelah surat kabar The New York Times melaporkan bahwa McGahn telah bekerja sama secara luas selama penyelidikan yang dilakukan penasihat khusus Robert Mueller. McGahn setidaknya telah melakukan tiga wawancara dengan penyelidik yang totalnya berlangsung 30 jam.
"Saya mengizinkan Penasihat Gedung Putih Don McGahn, dan semua anggota lain dari staf Gedung Putih yang diminta untuk bekerja sama sepenuhnya dengan penasihat khusus," kicau Trump melalui akun Twitter, Minggu (19/8).
"Selain itu, kami siap memberikan lebih dari satu juta halaman dokumen. Paling transparan dalam sejarah. Tidak kolusi, Tidak ada hambatan," lanjutnya.
Trump memandang penyelidikan yang dipimpin oleh penasihat khusus Robert Mueller sebagai noda di kepresidenannya, dan dia telah berulang kali mendorong untuk diakhiri.
The Times melaporkan bahwa McGahn telah memberikan laporan terperinci tentang episode yang berkaitan dengan apakah Trump berusaha menghalangi keadilan, dengan mengutip belasan pejabat dan mantan pejabat serta sumber lain.
Menurut Times, informasi yang diberikan McGahn termasuk upaya presiden untuk memecat penasihat khusus, serta komentar dan tindakan Trump selama pemecatan Direktur FBI James Comey.
Namun, surat kabar itu menambahkan tidak jelas apakah Trump mengetahui sejauh mana kerja sama Mueller dan McGahn lantaran bukanlah hal yang lumrah bagi seorang pengacara sangat terbuka dengan para penyelidik.
Terkait dengan keterlibatan Moskow tersebut, Trump juga dikritik karena tidak menuntut pertanggung jawaban Putin saat mereka bertemu di Moskow Juli lalu atas tudingan intervensi pemilihan umum Amerika Serikat pada 2016 yang dia menangi. Trump bahkan membantah kesimpulan lembaga intelijennya dalam pertemuan tersebut.
Hubungan Rusia dengan Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir sempat jatuh pada titik terendah sejak berakhirnya Perang Dingin, akibat tuduhan keter. Berbagai persoalan seperti aneksasi di Krimea dan tudingan intervensi pemilu menjadi penyebabnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved