MILITER Kolombia menewaskan sedikitnya lima gerilyawan FARC di wilayah barat laut negara Amerika Latin itu dalam rangkaian terbaru yang menyebabkan tertunda perundingan damai antara kedua belah pihak.
Aksi pengeboman di kawasan pedalaman Provinsi Choco menewaskan kelima gerilyawan itu.
Pemerintah Kolombia memang meningkatkan operasi militer terhadap FARC selama beberapa hari terakhir meski perundingan damai antara kedua pihak terus berlanjut di Havana, Kuba.
Hingga kini, sebanyak 40 pejuang FARC telah tewas dalam rangkaian serangan bom setelah Presiden Kolombia Juan Manuel Santos mengakhiri moratorium pengeboman terhadap FARC karena kelompok pemberontak itu melancarkan serangan yang menewaskan 11 prajurit pemerintah. (AFP/I-2)