Turki Naikkan Tarif Impor Produk AS

Denny Parsaulian Sinaga
15/8/2018 16:21
Turki Naikkan Tarif Impor Produk AS
(AFp/ ADEM ALTAN)

TURKI sedang menaikkan tarif impor produk-produk AS tertentu. Langkah ini disebut Ankara sebagai tanggapan terhadap sanksi Amerika terhadap Turki yang menyebabkan nilai lira melorot. Keputusan ini dikeluarkan Rabu.

"Kenaikan diberlakukan dalam kerangka timbal-balik sebagai pembalasan atas serangan terhadap ekonomi kita oleh pemerintah AS," kata Wakil Presiden Turki Fuat Oktay.

Kenaikan itu diterbitkan dalam Lembaran Resmi Turki dalam sebuah dekrit yang ditandatangani oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Langkah itu diambil setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat menggandakan tarif baja dan aluminium di Turki. Langkah dibuat AS setelah dua negara sekutu dalam NATO itu bertentangan terhadap penahanan pendeta Amerika Andrew Brunson oleh otoritas Turki.

Ketegangan dan kenaikan tarif oleh Amerika Serikat telah menyebabkan nilai lira Turki melemah. Hal ini semakin menambah kekhawatiran bahwa negara ini berada di ambang krisis ekonomi yang dapat meluas ke Eropa.

Erdogan telah berulang kali menggambarkan krisis sebagai perang ekonomi yang akan dimenangi Turki.

Jumlah tarif meningkat menjadi dua kali lipat dari sebelumnya. Demikian menurut kantor berita Anadolu yang dikelola negara, dalam respons nya terhadap langkah Trump.

Dekrit itu mengatakan langkah itu membuat tarif jadi 50% pada impor beras AS, hingga 140% pada minuman beralkohol, 60% pada daun tembakau, dan 60% pada kosmetik.

Tarif impor otomatis juga naik hingga 120%, tergantung pada jenis kendaraannya.

Namun ketegangan terakhir tidak menyebabkan kerusakan berat pada lira, yang pada Selasa turun setelah melemah hingga di bawah seperempat dari nilainya pada perdagangan Jumat dan Senin.

Lira diperdagangkan pada 6,3 terhadap dolar, naik 0,8% pada hari ini. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya