PBB Sebut Lebih dari 130 Orang Tewas dalam Kerusuhan di Barat Laut Suriah

Antara
14/8/2018 20:00
PBB Sebut Lebih dari 130 Orang Tewas dalam Kerusuhan di Barat Laut Suriah
(AFP)

DALAM lonjakan kerusuhan perang saudara di Suriah, lebih dari 130 orang tewas, termasuk banyak anak kecil, di tiga gubernuran selama akhir pekan, kata Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Senin (13/8).

Kantor bagi Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), yang berpusat di Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat, mengatakan, permusuhan yang berlangsung di bagian barat-laut Suriah telah menewaskan sedikitnya 134 orang, termasuk banyak anak kecil, selama akhir pekan lalu di Gubernuran Idlib, Hama, dan Aleppo.

"Sedikitnya 59 anak kecil dilaporkan meninggal, 17 di antara mereka anak kecil, ketika satu depot amunisi dan senjata meledak di satu bangunan permukiman di dekat Kota Kecil Sarmada di pinggir utara Gunernuran Idlib," kata Wakil Juru Bicara PBB, Farhan Haq, kepada wartrawan dalam satu taklimat rutin.

Badan Anak PBB (UNICEF) menghitung '28 anak kecil dilaporkan meninggal di Idlib dan Aleppo Barat di Suriah Utara' dalam 36 jam belakangan, katanya.

"Tiga instalasi kesehatan yang didukung UNICEF diserang," kata Haq, sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa (14/8) malam.

"Dua di antaranya --yang menyediakan bantuan buat perempuan dan anak-anak-- sekarang tak bisa beroperasi. Lembaga pendidikan dilaporkan menghentikan semua kegiatan belajar-mengajar di Khan Shaukun, Maarrat An-Numan dan Kafr Nobol di Idlib selama tiga hari akibat permusuhan," katanya.

"Kami mengingatkan semua pihak dalam konflik tersebut mengenai kewajiban mereka untuk melindungi semua warga sipil dan benda sipil, termasuk sekolah dan instalasi kesehatan; dan mengizinkan akses kemanusiaan tanpa hambatan, berkelanjutan dan aman ke semua orang yang memerlukan sejalan dengan hukum kemanusiaan internasional," kata wakil juru bicara PBB itu. (OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya