LIMA anak berusia antara 11 dan 15 tahun menusuk dan membunuh anak lainnya yang berusia 6 tahun di Meksiko utara. Jenazah anak laki-laki itu ditemukan di sebuah makam dangkal di dekat sebuah sungai pada Sabtu (16/5), dua hari setelah dia terlihat terakhir bersama sekelompok anak di luar ibu kota negara bagian Chihuahua.
Jenazah Christopher Raymundo Marquez Mora ditemukan setelah polisi menginterogasi anak-anak yang terdiri dari dua anak perempuan berusia 13 tahun, seorang anak laki-laki berusia 11 tahun, dan dua anak laki-laki berusia 15 tahun.
Jaksa Chihuahua mengatakan kelima anak itu ditahan sebagai tersangka dalam aksi kejahatan yang membuktikan memburuknya kondisi sosial di Meksiko.
Korban mengilang pada Kamis (14/5) malam dan ibunya melaporkan anak itu hilang pada keesokan harinya. Korban dan kelima anak tersangka pembunuhnya saling mengenal.
"Mereka bermain bersama sebelum kelima anak itu mengikatnya dan mengikatkan tongkat ke lehernya hingga dia kesulitan bernafas," ungkap kejaksaan dalam sebuah pernyataan resmi.
"Ketika korban terjatuh, mereka melemparinya dengan batu, menusuk punggungnya dengan pisau. Setelah dia meninggal, mereka menyeretnya, dan menguburnya," imbuh kejaksaan.
Dua anak laki-laki berusia 15 akan didakwa oleh kejaksaan sementara tiga anak lainnya akan diambil oleh negara dari orangtua mereka. (AFP/I-2)