ASEAN Harus Perkuat Sentralitas

(Ant/Yan/I-1)
09/8/2018 06:45
ASEAN Harus Perkuat Sentralitas
(ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

ASEAN dituntut untuk memperkuat sentralitas dan kesatuan, serta semakin responsif terhadap strategi pembangunan.

"Ada dua tantangan eksternal dan internal yang terus dihadapi ASEAN. Secara eksternal bagaimana menjaga ASEAN tetap relevan terhadap dinamika kawasan dan secara internal bagaimana mengupayakan kegunaan ASEAN untuk masyarakat ASEAN secara ekonomi, politik, dan sosial," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat menyampaikan pidato Peringatan 51 Tahun ASEAN di Jakarta, Rabu (8/8)

Hadir dalam peringatan itu Sekretaris Jenderal ASEAN Dato Lim Jock Hoi dan Duta Besar UE untuk ASEAN Francisco Fontan.

Sejak didirikan pada 1967, ASEAN telah melalui perjalanan panjang dan bertransformasi dari kawasan yang berseteru menjadi Asia Tenggara yang damai dan bersahabat.

ASEAN, menurut Menlu Retno, telah berubah diri dari kantong kemiskinan menjadi wilayah yang memiliki banyak peluang serta menciptakan ekosistem stabil dan makmur.

"ASEAN akan terus berkontribusi untuk perdamaian bahkan di luar Asia Tenggara, karena mekanisme ASEAN telah berkembang ke keamanan regional dan arsitektur ekonomi," tutur dia.

Di hari ulang tahun ke-51, ASEAN meluncurkan Hari Kerja Sama dan Beasiswa 2018 di Sekretariat ASEAN di Jakarta.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya