Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA dan Amerika Serikat (AS) memiliki keinginan serupa untuk mempererat hubungan antara kedua negara. Dalam pertemuan antara Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dan Menlu AS Mike Pompeo dibahas sejumlah poin yang bersifat bilateral, kemitraan strategis, perdagangan, berikut isu regional seperti Korea Utara dan Palestina.
Menlu Pompeo akan menghabiskan waktu kunjungan kenegaraan di Indonesia selama dua hari, yakni 4-5 Agustus 2018. Dalam pertemuan tertutup dengan Menlu Retno kurang lebih sekitar 30 menit,
Menlu Pompeo menyampaikan komitmen AS seperti dipesankan Presiden AS Donald Trump, untuk memperkuat hubungan bilateral dengan Indonesia. Lawatan Pompeo pertama kalinya di Indonesia, sekaligus memenuhi undangan yang disampaikan Menlu Retno saat berkunjung ke Negeri Paman Sam pada Juni lalu.
"Indonesia dan AS merupakan mitra dalam pengembangan nilai demokrasi, kemajemukan dan toleransi. Sebagai salah satu negara demokrasi ketiga terbesar di dunia, berikut salah satu dari 20 negara dengan GDP terbesar, tentunya memiliki posisi strategis dalam pergaulan internasional, termasuk hubugan dengan AS. Indonesia ingin mengembangkan hubungan yang saling menghormati dan berdasarkan equality," tutur Menlu Retno usai bertemu Menlu Pompeo di Gedung Kementerian Luar Negeri RI, Sabtu (4/8).
Indonesia dalam hal ini, sambung dia, menyatakan apresiasi terhadap AS yang berniat untuk terus meningkatkan kerja sama dengan negara-negara kawasan ASEAN, serta menghormati sentralitas ASEAN. Hubungan diplomatik antara Indonesia dan AS sudah berjalan sangat lama. Pada 2019 mendatang, kedua negara akan merayakan 70 tahun hubungan diplomatik.
Menlu Retno mengungkapkan tema yang diusulkan Indonesia ialah 'celebrate our diversity prosper together as strategic partner'. Dari sisi kemitraan strategis, relasi keduanya sudah berlangsung sejak 2015 lalu.
"Dengan kemitraan strategis tersebut, kita berusaha mengembangkan hubungan yang saling menguntungkan, tidak saja bermanfaat bagi kedua negara, tetapi juga bagi kawasan dan dunia. Tahun depan Indonesia dan AS akan merayakan 70 tahun hubungan diplomatik," imbuh Retno.
Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar, Indonesia kembali menekankan kepada AS mengenai urgensi penyelesaian konflik Palestina dan Israel. Dukungan dan perhatian Indonesia terhadap perjuangan bangsa Palestina disebutnya sangat besar.
Menlu Retno menegaskan konsep solusi dua negara menjadi cara terbaik untuk merealisasikan perdamaian antara kedua negara yang berseteru.
"Masyarakat dan pemerintah Indonesia memberikan perhatian dan dukungan yang sangat besar terhadap perjuangan bangsa Palestina. Bagi Indonesia, penyelesaian two state solution merupakan satu-satunya jalan yang harus ditempuh," pungkasnya.
Dalam kesempatan itu, Menlu Retno secara khusus juga menyinggung kebijakan perdagangan AS mengevaluasi fasilitas pembebasan tarif bea masuk impor (Generalized System of Preferences/GSP) kepada sejumlah negara, termasuk Indonesia. Kebijakan proteksionisme yang diambil AS merupakan strategi untuk menyiasati defisit neraca perdagangan terhadap sejumlah negara mitra dagang.
Belum lama ini, Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita melakukan kunjungan AS untuk bertemu dengan mitra kerja di AS, berikut para investor. Selain menjaga keseimbangan hubungan perdagangan kedua negara, Mendag Enggartiasto beserta rombongan juga membawa misi agar fasilitas GSP terhadap Indonesia tidak dicabut.
"AS merupakan mitra dagang terbesar keempat bagi Indonesia dan AS juga mitra investasi keenam terbesar di Indonesia. Secara khusus melalui Menlu Pompeo, saya angkat beberapa isu perdagangan, termasuk di antaranya mengenai GSP. Baru-baru ini Mendag Indonesia berkunjung ke Washington DC untuk bertemu mitra dan investornya. Dari kunjungan tersebut, Menlu Pompeo juga mengkonfirmasi mengenai adanya hasil positif," cetus dia yang belum bisa memastikan status keberlanjutan fasilitas GSP Indonesia lantaran di luar kewenangan Menlu Pompeo.
Dia pun tidak lupa menyampaikan sambutan positif atas langkah pendekatan AS dengan Korea Utara. Pihaknya mengharapkan upaya baik tersebut dapat ditindaklanjuti Korea Utara untuk menjadikan Semenanjung Korea sebuah kawasan yang bebas dari nuklir. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved