TUJUH puluh tahun setelah berakhirnya Perang Dunia II, arloji yang dikenakan jenderal legendaris Amerika Serikat Douglas MacArthur terjual dalam sebuah pelelangan senilai US$75 ribu (sekitar Rp979 juta). Harga itu di atas perkiraaan awal.
Arloji baja Jaeger-Lecoultre 'Reverso'--model klasik dimana tombol jamnya bisa dibalik untuk melindungi kaca arloji itu dari benturan--adalah barang utama dalam pelelangan Antiquorum di Jenewa, Minggu (10/5).
Arloji yang dibuat pada 1937 itu memiliki inisial MacArthur di baguan belakang. Arloji itu dijual oleh keturunan langsung jenderal bintang lima itu.
Model arloji yang berbentuk persegi panjang dengan ukuran 23 mm x 38 mm itu masih diproduksi hingga saat ini. "Pelelangan ini memberi kesempatan kepada para kolektor untuk mendapatkan bagian penting sejarah dunia yang pernah dimiliki oleh tokoh militer kenamaan AS sepanjang massa," ujar kepala rumah lelang Antiquorum Evan Zimmermann sebelum pelelangan dimulai.
Dibesarkan di keluarga militer, MacArthur adalah kepala staf gabungan militer AS pada 1930-an dan bertugas mempertahankan Filipina dari serangan Jepang selama Perang Dunia II.
Meski sempat dipukul mundur hingga Australia, MacArthur memenuhi janjinya untuk kembali ke Filipina untuk menerima pernyataan menyerah Jepang dari Perang Dunia II pada 2 September 1945. (AFP/I-2)