Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HAKIM Pengadilan Tinggi Malaysia Nazlan Mohd Ghazali akan memimpin sidang kasus dugaan korupsi pengelolaan dana pemerintah 1Malaysia Development Berhad (1MDB), yang melibatkan mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak.
Nazlan resmi menggantikan hakim terdahulu, yang belakangan diketahui adik dari pemimpin Partai UMNO di negara bagian Pahang.
Pergantian hakim yang menangangi kasus Najib, mulai terdeteksi sejak nama Najib Razak ditemukan dalam daftar Pengadilan Kriminal 3 yang dipimpin Hakim Nazlan, sebagaimana tertera dalam laman resmi pengadilan.
Setelah Malaysia dipimpin Perdana Menteri baru, Mahathir Mohamad, persoalan hukum Najib dengan tiga tuduhan tindakan kriminal dan satu kasus penyalahgunaan kekuasaan, pun mencuat.
Najib dituding menerima gratifikasi senilai RM 42 juta dari SRC International, yang merupakan anak perusahaan 1MDB. Najib sendiri telah menepis empat tuduhan tersebut.
Hakim yang bertugas memimpin sidang pembacaan dakwaan terhadap Najib Razak pada 4 Juli 2018 ialah Mohd Sofian Abd Razak. Namun, belakangan tersiar kabar bahwa Hakim Mohd Sofian merupakan adik dari pemimpin Partai UMNO, yakni Datuk Seri Mohd Soffi Abdul Razak.
Alhasil, Malaysian Bar pun meminta Hakim Mohd Sofian untuk mengundurkan diri dari kasus tersebut. Dengan begitu, sidang pada 8 Agustus mendatang yang beragendakan mendengar manajemen kasus Najib Razak, akan dipimpin oleh Hakim Mohd Nazlan
Menyoroti latar belakang Hakim Mohd Nazlan yang belum lama dipindahkan dari divisi komersial ke pengadilan pidana, memiliki gelar Bachelor of Arts dan Master of Arts di Universitas Oxford.
Sebelum bergabung di ranah pengadilan, Hakim Mohd Nazlan pernah bekerja di Komisi Sekuritas Malaysia dan Maybank. Dia pun pernah menjadi partner di sebuah firma hukum terkemuka di Malaysia, Zaid Ibrahim & Co. (Straitstimes/OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved