Israel kembali Blokade Pasokan Bahan Bakar ke Gaza

Tesa Oktiana Surbakti
02/8/2018 19:25
Israel kembali Blokade Pasokan Bahan Bakar ke Gaza
(AFP PHOTO / JALAA )

MARAKNYA balon api yang dikirim militan dari Jalur Gaza membuat Israel meradang. Buntutnya, Israel memblokir pengiriman suplai bahan bakar ke wilayah konflik tersebut.

Hal itu diutarakan Menteri Pertahanan Israel, Avigdor Lieberman. Dia menjelaskan langkah tersebut diambil sebagai respons untuk menghalau aksi terorisme, yang ditandai dengan serangan balon dan layangan api di tengah geliat protes sepajang wilayah perbatasan.
Sebelumnya, Israel telah memberlakukan kebijakan serupa pada 17 Juli 2018 lalu. Terhambatnya pasokan bahan bakar ke Jalur Gaza, perlahan mendorong militan untuk mengurangi serangan balon api ke wilayah Israel.

Lieberman mengungkapkan, serangan balon api menyebabkan kebakaran di berbagai wilayah Israel, sekaligus menimbulkan kerusakan senilai ratusan ribu dolar AS sejak April lalu. Penduduk Palestina di Jalur Gaza memandang balon dan layangan api sebagai bentuk perlawanan sah terhadap aksi blokade yang dilakukan Israel selama satu dekade terakhir.

Konflik di Jalur Gaza menyebabkan penduduk di wilayah tersebut menderita. Dengan akses listrik yang disokong generator bertenaga bahan bakar, penduduk di Jalur Gaza harus mengalami pemadaman sewaktu-waktu. Bagaimana pun Israel menguasai hampir seluruh akses ke wilayah konflik tersebut, sedangkan jalur yang berhubungan langsung ke Mesir terbilang jarang dibuka.

Israel menilai blokade ke Jalur Gaza berperan penting agar pasukan militan Palestina tidak memperoleh kekuatan, baik dari suplai senjata maupun bahan bakar, untuk tujuan militer.

Sementara itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berulang kali menyerukan kepada Israel untuk mencabut aksi blokade yang memperburuk kondisi kemanusiaan di Jalur Gaza. Sekitar 80% penduduk menggantungkan keberlangsungan hidupnya pada bantuan dari luar.

Gerakan protes massal kepada Israel agar pengungsi Palestina dapat kembali ke bekas rumahnya, memantik serangan mematikan dari tentara Israel yang menewaskan sedikitnya 157 warga Palestina. (AFP/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya