Inggris Lirik Tiongkok Jadi Mitra Dagang

Tesa Oktiana Surbakti
31/7/2018 05:00
Inggris Lirik Tiongkok Jadi Mitra Dagang
(AFP)

HUBUNGAN perdagangan antara Inggris dan Tiongkok kian mesra. 'Negeri Ratu Elizabeth' itu membuka pintu dan menyambut baik tawaran Tiongkok terkait pembahasan kesepakatan perdagangan pascakeluarnya Inggris dari Uni Eropa (British exit/Brexit).

Hal itu mengemuka saat Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt bertandang ke 'Negeri Tirai Bambu' dalam rangka memperkuat relasi kedua negara begitu Inggris lepas dari Uni Eropa tahun depan.

Hunt yang belum lama ditunjuk sebagai Menteri Luar Negeri Inggris, berada di Tiongkok khusus untuk bertemu dengan Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi serta sejumlah pejabat tinggi lainnya. Dalam tugas kenegaraan tersebut, Hunt dan rombongan juga akan singgah di Paris dan Wina guna membahas kelanjutan langkah Inggris keluar dari Uni Eropa.

"Kami membahas tawaran dari Menteri Wang untuk berdiskusi yang dapat berpotensi membuat kesepakatan perdagangan bebas antara Inggris dan Tiongkok, khususnya setelah Brexit," kata Hunt dalam sebuah konferensi pers, kemarin.

Pemerintah Inggris, jelas Hunt, segera melakukan kajian terhadap tawaran Tiongkok tersebut. Selama ini, Inggris memang tengah mencermati berbagai opsi kesepakatan perdagangan pasca-Brexit.

Selain melirik Tiongkok, Inggris juga berupaya melakukan negosiasi perdagangan bebas dengan Amerika Serikat. Hal itu diutarakan Sekretaris Perdagangan Internasional Inggris Liam Fox pekan lalu.

Persiapan lain yang dilakukan Inggris pasca-Brexit ialah mengirimkan perwakilan ke 27 negara anggota Uni Eropa. Hal itu bertujuan untuk menjembatani perjanjian di belakang layar terkait keberatan Ketua Perunding dari Brussels, Michel Barnier terhadap rencana Brexit.

Kesepakatan terkait keluarnya Inggris dari blok perdagangan Eropa setidaknya harus tercapai sebelum Europe Summit pada pertengahan Oktober 2018. Seperti diketahui, Inggris secara resmi akan meninggalkan Uni Eropa per 29 Maret 2019.

 

Nonekonomi

Sementara itu, terkait dengan isi diskusi antara delegasi Inggris dan Tiongkok, Hunt mengatakan dia dan Wang telah melakukan pembicaraan yang konstruktif di Beijing. Namun, Menteri Luar Negeri Inggris itu tidak menjelaskan secara detail poin-poin yang telah dibahas.

Sebaliknya, Hunt justru mengungkapkan hal-hal nonekonomi yang juga dibicarakan dalam perundingan tersebut. Pembicaraan yang dimaksud Hunt ialah tentang warga Inggris bernama Michael Simpson yang tewas ditusuk istrinya yang berasal dari Tiongkok pada akhir tahun lalu.

Peristiwa itu menjadi pemberitaan hangat di Inggris. Dua anak Simpson yang masih kecil kini berada dalam penjagaan keluarga sang istri dan istri Simpson sudah dijebloskan ke dalam penjara.

Hal itu tidak dapat diterima keluarga Simpson di Inggris. Mereka kemudian mencoba mengambil hak asuh anak-anak Simpson.

Namun, pengadilan dan keluarga istri Simpson berusaha menghalangi upaya tersebut. "Kami turut membahas sejumlah kasus konsuler, termasuk yang melibatkan anak-anak Simpson. Terkait hal itu, Menteri Luar Negeri Wang menyatakan akan menyelidiki kasus tersebut, meski pihaknya harus menghormati independensi sistem peradilan Tiongkok," imbuh Hunt yang dijadwalkan bertemu Perdana Menteri Li Keqiang.   (AFP/I-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya