Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI Belanda menangkap pemuda berusia 18 tahun di Rotterdam terkait dengan kasus pemerkosaan keji terhadap mahasiswi asal Indonesia.
Hal itu diungkap portal berita Dutchnews.nl, Rabu (25/7). Tersangka diduga memerkosa mahasiswi Indonesia berusia 21 tahun, akhir pekan lalu.
Korban merupakan peserta pertukaran mahasiswa Indonesia-Belanda. Pelaku menyerang korban saat dia selesai mengunci sepedanya setelah kembali ke rumah dari pusat kota pada Sabtu (21/7) sekitar pukul 05.00 waktu setempat.
Korban yang terluka parah dan dilarikan ke rumah sakit. Menurut Telegraf, pelaku ditangkap berdasarkan keterangan dari saksi mata dan rekaman kamera pengintai di sepanjang rute tempat perempuan muda itu bersepeda.
Sementara itu, Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan BHI Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal, mengungkapkan saat ini kakak dan ayah mahasiswi itu sudah berada di Rotterdam untuk mendampingi korban.
"KBRI memberikan asistensi yang dibutuhkan keluarga korban," kata Igbal kepada Media Indonesia, di Jakarta, kemarin.
Setelah mengetahui kejadian itu, lanjutnya, wakil KBRI tetap berada di Rotterdam untuk mengantisipasi jika korban atau keluarganya membutuhkan dukungan. Hal itu sekaligus dilakukan untuk melakukan koordinasi dengan otoritas setempat.
"Pada Rabu, KBRI Den Haag mendapat pemberitahuan dari Kepolisian Belanda bahwa seorang pria berusia 18 tahun telah ditangkap sebagai tersangka," tambahnya.
Selain itu, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi telah melakukan komunikasi dengan Menteri Luar Negeri Belanda Stef Blok pada hari yang sama.
Dalam komunikasi tersebut Retno menyampaikan keprihatinan terhadap peristiwa yang menimpa WNI di Belanda.
"Meskipun aparat penegak hukum Belanda sudah melakukan banyak hal pascakejadian itu, Ibu Retno meminta peristiwa seperti ini mendapat perhatian khusus untuk memastikan pelakunya dihukum seberat-beratnya," jelas Iqbal.
Di lain hal, dalam menanggapi tindakan kriminal yang menimpa mahasiswi Indonesia itu, Blok menyampaikan, masyarakat Belanda sangat terkejut dengan kejadian itu dan menyampaikan simpati yang sedalam-dalamnya kepada korban dan keluarganya.
Blok juga memastikan kepolisian Belanda akan melakukan hal yang terbaik untuk menangkap dan menghukum pelaku. "Polisi Belanda sudah menahan seseorang untuk didalami lebih lanjut kasusnya," tandas juru bicara Kementerian Luar Negeri, Arrmanatha Nasir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved