Pemberantasan AIDS Dinilai masih Lambat

Irene Harty
24/7/2018 20:15
Pemberantasan AIDS Dinilai masih Lambat
(AFP PHOTO / POOL / Mark Schiefelbein)

SEBUAH laporan UNAIDS pada pekan lalu mengungkapkan penderita infeksi HIV baru secara keseluruhan meningkat di sekitar 50 negara atau sekitar 1,8 juta orang baru terinfeksi AIDS pada tahun lalu.

"Terlepas dari semua kemajuan luar biasa yang telah dibuat, kemajuan untuk mengakhiri AIDS masih lambat," kata Tedros Ghebreyesus, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia dalam Konferensi AIDS Internasional ke-22 di Amsterdam, Belanda, yang berlangsung selama lima hari.

Dia pun memperingatkan dunia tidak akan memenuhi target UN 2020 tentang HIV/AIDS karena ada terlalu banyak tempat di mana banyak orang tidak mendapatkan layanan pencegahan dan perawatan yang dibutuhkan.

"Di Eropa Timur dan Asia Tengah, infeksi baru telah meningkat 30% sejak 2010," kata Presiden International AIDS Society (IAS), Linda-Gail Bekker.

Baginya, satu-satunya wilayah di dunia di mana HIV meningkat pesat, sebagian besar terkait dengan penggunaan narkoba suntikan.

"Hampir setengahnya, lebih dari 45% dari semua infeksi HIV baru di dunia berada di ... kelompok yang paling terkena dampak dan sulit dijangkau, dan itu tentu saja termasuk orang yang menggunakan narkoba," imbuh Chris Beyrer, Direktur Pusat Kesehatan Masyarakat dan Hak Asasi Manusia di Universitas John Hopkins.

Pangeran Harry dari Inggris hingga aktris Charlize Theron dan bintang pop Elton John menyerukan tindakan pada hari kedua pertemuan tersebut pada Selasa (24/7) dengan kekhawatiran bertambahnya penderita HIV.

Sekitar 15.000 delegasi mulai dari peneliti, juru kampanye, aktivis dan orang-orang yang hidup dengan virus penyebab AIDS, berkumpul dalam pertemuan itu dan menyerukan langkah untuk mengendalikan AIDS.

Penyanyi Conchita Wurst yang juga pemenang lagu Eurovision 2014 yang mengumumkan positif HIV pada April menggunakan upacara pembukaan pada Senin (23/7) untuk mempertanyakan akses ke obat-obatan yang tidak dimiliki oleh para penderita AIDS.

"Berapa lama lagi sampai kita membuat penelitian dan terapi terjangkau dapat diakses oleh setiap manusia yang membutuhkannya? Saya ingin tahu mengapa kemajuan perawatan medis yang saya miliki masih belum tersedia bagi banyak orang yang terpengaruh," ujarnya.

Tercatat 36,9 juta orang sekarang hidup dengan HIV dan para ahli memperingatkan bahwa rasa puas diri dan kekurangan dana akan berisiko membalikkan rencana pemberantasan AIDS.

Tersebar terutama melalui hubungan seks dan darah, sistem kekebalan tubuh menyerang virus HIV telah menginfeksi hampir 80 juta orang sejak awal 1980-an dengan lebih dari 35 juta telah meninggal.

"Ketika saya lahir 20 tahun lalu dengan HIV, lansekap epidemi tampak sangat berbeda dengan apa yang dilakukannya sekarang. Akan luar biasa bisa menjalani kehidupan tanpa perlu bertanya-tanya apakah kita memiliki alat untuk melawan HIV atau tidak? Namun akan lebih menyedihkan ketika kita mengetahui ada alat untuk melawan HIV dan orang tidak dapat mengaksesnya," papar Mercy Ngulube, aktivis muda.

Konferensi tersebut juga memberi penghormatan kepada enam rekan IAS yang meninggal ketika Malaysian Airlines MH17, dalam perjalanannya menuju konferensi AIDS 2014 di Melbourne, ditembak jatuh.

"Dunia terus mencari keadilan atas apa yang terjadi pada hari yang mengerikan itu," kata Ketua Konferensi Peter Reiss.

Sementara, Kepala UNAIDS Michel Sidibe menghadapi protes dan disbeut mesin patriarki akibat sikapnya melindungi seorang deputi dari klaim pelecehan seksual dan penyerangan.

"Michel, kami menghimbau Anda untuk menjauh dari mesin propaganda yang telah dilatih dan dilatih dan untuk sekali ini menatap wajah kami ... dan mengatakan yang sebenarnya," teriak seorang pemrotes.

Sidibe meyakinkan kelompok itu dengan mengatakan, "Aku mendengarmu, tetapi tidak boleh ada divisi dalam perang melawan AIDS. Kami telah sampai sejauh ini dan akan terus berlanjut," jelasnya. (AFP/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya