Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEJABAT Jepang mengeluarkan peringatan serangan gelombang panas mematikan yang menyelimuti negara itu, kemarin. Gelombang itu berakibat pada tingginya suhu di Tokyo hanya dua tahun menjelang ibu kota negeri itu menjadi tuan rumah Olimpiade 2020.
Pejabat-pejabat negeri itu mengatakan pekan lalu gelombang panas telah menewaskan 15 orang dan memaksa 12 ribu orang dirawat dalam dua pekan pertama pada Juli. Namun, korban tewas diprediksi lebih dari dua kalinya setelah Kyodo News Agency melaporkan 11 orang meninggal pada Sabtu (21/7) di Jepang. Angka korban resmi bakal diumumkan pekan ini.
Gelombang panas telah menghasilkan suhu tertinggi di seluruh 'Negeri Matahari Terbit'. Kumagaya di Saitama luar Tokyo mencatat rekor suhu tertinggi nasional kemarin yang mencapai 41,1 derajat celsius.
Di Ome di Barat Tokyo, suhu mencapai 40,3 derajat celsius. Ini pertama kalinya suhu melebihi 40 derajat di wilayah Metro, Tokyo.
Rekor suhu panas juga terjadi di 13 stasiun observasi lain di seluruh Jepang. Stasiun-stasiun itu mencatat lebih dari selusin kota mencapai suhu 40 derajat, demikian menurut Badan Meteorologi Jepang.
"Orang-orang di wilayah dengan suhu setinggi 35 derajat atau lebih tinggi lagi harus sangat berhati-hati," kata Minako Sakurai dari Badan Meteorologi Jepang.
"Bahkan pada suhu yang lebih rendah, panas dapat berbahaya untuk anak-anak dan orangtua, dan tergantung pada lingkungan dan kegiatan yang Anda lakukan," kata dia memperingatkan.
"Semua orang harus lebih berhati-hati karena banyak orang kelelahan setelah hari dengan cuaca panas," tambahnya.
Yoshihide Suga, juru bicara pemerintah, memperingatkan hari-hari sangat panas diperkirakan terus berlangsung sampai awal Agustus.
Badan Pengelola Bencana Jepang mendesak warga untuk menggunakan AC, minum air yang cukup, dan sesering mungkin berada di tempat kerja.
Gelombang panas diikuti dengan curah hujan tinggi di Jepang bagian barat dan tengah dengan banjir dan tanah longsor yang menewaskan lebih dari 220 orang.
Musim panas di Jepang terkenal sangat panas dan lembap dan ratusan orang mati setiap tahun akibat gelombang panas ini, terutama orangtua di negara itu.
Namun, rekor suhu tahun ini mengejutkan penduduk dan pejabat serta mencuatkan kekhawatiran tentang Olimpiade 2020, yang akan diadakan pada Juli dan Agustus di Tokyo.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved