Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JEPANG dan Uni Eropa menandatangani kesepakatan perdagangan bebas kemarin sebagai pesan yang jelas terhadap proteksionisme terutama karena Amerika Serikat menerapkan hambatan dan ancaman perang dagang.
Kesepakatan yang ditandatangani di Tokyo merupakan yang terbesar dinegosiasikan oleh UE dan menciptakan zona perdagangan bebas terbesar, menghilangkan tarif untuk semuanya mulai dari mobil jepang hingga keju prancis.
Hal itu juga memberikan gambaran yang jelas terhadap proteksi 'America First' Presiden AS Donald Trump yang agresif, terutama pada para sekutu dan saingannya.
"Kami mengirim pesan yang jelas bahwa kami berdiri bersama melawan proteksionis-me," kata Presiden Dewan UE Donald Tusk setelah perjanjian itu ditandatangani.
Tanpa menyebut nama Trump, Tusk menegaskan bahwa perjanjian itu dimaksudkan sebagai tandingan terhadap kebijakan perdagangan Washington saat ini. "Ini merupakan cahaya di tengah meningkatnya kegelapan politik internasional," paparnya.
"Kami mengirim pesan yang jelas yakni Anda dapat mengandalkan kami, Jepang dan UE. Kami dapat diprediksi, bertanggung jawab, dan akan terus membela tatanan dunia berdasarkan aturan, kebebasan, transparansi, dan akal sehat," jelas Tusk.
Tusk dan Presiden Komisi UE Jean-Claude Juncker tiba di Tokyo dari Beijing, Tiongkok. Di sana, mereka menyerukan untuk bersikap tenang dan tidak berkonflik dalam perdagangan internasional. "Masih ada waktu untuk mencegah konflik dan kekacauan," papar mereka.
Berdasarkan perjanjian perdagangan, UE akan membuka pasarnya bagi industri otomotif Jepang sebagai imbalan menghilangkan hambatan terhadap produk-produk pertanian UE, terutama produk susu.
UE mencari akses ke salah satu pasar terkaya di dunia, sedangkan Jepang berharap untuk meningkatkan ekonomi-nya dengan pertumbuhan yang solid.
"Para penandatangan perjanjian itu membuat sebuah pernyataan tentang perdagangan bebas dan adil. Kami menunjukkan bahwa kami lebih kuat dan lebih baik ketika kami bekerja sama," kata Juncker.
Trump telah mengganggu sekutunya dan memicu kema-rahan para pesaingnya dengan pernyataan yang bombastis, tarif perdagangan yang besar, dan ancaman perang dagang.
Yang terbesar
PM Jepang, Shinzo Abe, mengatakan perjanjian itu menunjukkan pada dunia kemauan politik Jepang dan UE untuk memimpin dunia sebagai juara perdagangan bebas pada saat proteksionisme telah menyebar.
"Kesepakatan yang mulai dinegosiasikan pada Desember lalu itu merupakan yang terbesar yang pernah dinegosiasikan UE," ungkap juru bicara Komisi Margaritis Schinas.
Kesepakatan itu akan menciptakan zona perdagangan bebas yang mencakup hampir sepertiga dari PDB dunia.
UE, pasar tunggal terbesar di dunia dengan 28 negara dan 500 juta orang mencoba untuk meningkatkan aliansi dalam menghadapi administrasi proteksionis Trump.
Pada Minggu (15/7), Presiden AS itu semakin memicu kemarahan yang meningkat dengan melabeli UE, bersama dengan Rusia dan Tiongkok sebagai musuh AS. Dia meng-ulangi pernyataannya bahwa UE benar-benar memanfaatkan AS.
Junichi Sugawara, peneliti senior di Mizuho Research Institute, mengatakan proteksionisme Trump telah mendorong Jepang dan UE untuk mempercepat negosiasi kesepakatan itu. "Meski Abe memiliki hubungan baik dengan Trump, tetapi dalam hal perdagangan, Jepang telah memihak Uni Eropa," katanya.
"Mereka akan membentuk gerakan persatuan melawan ancaman AS untuk memberlakukan tarif pada produk-produk utama seperti mobil," tambah Sugawara. (AFP/Yan/I-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved