Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HUBUNGAN bilateral Inggris dengan Rusia kembali memanas. Kali ini, kemarahan dilontarkan Menteri Pertahanan Inggris Gavin Williamson yang menuding Rusia berada di belakang kematian seorang perempuan tunawisma Inggris yang terpapar racun saraf Novichok.
Dawn Sturgess, ibu tiga anak berusia 44 tahun, meninggal pada Minggu (8/7) setelah kontak dengan racun mematikan yang biasa digunakan pihak militer. Sebelumnya, jenis racun tersebut hampir membunuh mantan mata-mata Rusia, Sergei Skripal, dan putrinya, Yulia.
Sturgess dan Charlie Rowley, 45, diketahui jatuh sakit di Kota Amesbury, dekat Salisbury, akhir pekan lalu. Kota itu merupakan tempat mantan agen ganda Skripal dan putrinya diserang dengan racun yang sama.
"Fakta sederhananya ialah bahwa Rusia telah melakukan serangan terhadap tanah air Inggris dan Inggris telah menyaksikan kematian seorang warga negaranya akibat serangan itu," kata Williamson di parlemen pada Senin (9/7).
Menurutnya, tindakan Rusia itu merupakan hal yang perlu dikaji dunia internasional untuk kemudian bersatu mengutuk dan mengecamnya.
Sebaliknya, Rusia secara tegas membantah tuduhan yang dilayangkan Inggris itu. Kremlin menyatakan tidak masuk akal pihaknya terlibat dalam kematian Sturgess.
"Rusia sangat prihatin dengan berlanjutnya kemunculan zat beracun di wilayah Inggris yang menghadirkan bahaya tidak hanya bagi Inggris, tetapi bagi semua orang Eropa," kata juru bicara Presiden Vladimir Putin, Dmitry Peskov.
Seperti diketahui, pada Maret 2018, Inggris dan sekutu-sekutu mereka menuduh Rusia berusaha membunuh Skripal. Tudingan itu sempat memicu krisis diplomatik internasional.
Sementara itu, terkait dengan kematian Sturgess, Perdana Menteri Inggris Theresa May mengatakan terkejut oleh berita kematian perempuan yang tinggal di sebuah asrama tunawisma di Salisbury, Inggris Barat Daya, itu.
"Kematian Sturgess memperkuat tekad kami untuk mencari tahu secara persis apa yang terjadi dan siapa yang ada di belakang ini semua," kata Menteri Dalam Negeri Sajid Javid yang memimpin pertemuan setelah insiden itu.
May melanjutkan, penyelidikan atas pembunuhan itu akan dipimpin sekitar 100 detektif kontrateror. Sejauh ini, menurut tes laboratorium, telah dikonfirmasikan bahwa jenis racun yang membunuh Sturgess sama dengan yang digunakan untuk untuk meracuni Skripal.
Sturgess dan Rowley diketahui menyentuh barang yang terkontaminasi racun Novichok dengan tangan mereka.
Javid mengungkapkan hingga kini para ilmuwan militer belum dapat menentukan apakah racun itu berasal dari kelompok yang sama atau tidak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved