Tiga Jasad lagi Ditemukan Akibat Bencana Kapal Phoenix di Phuket

Antara
10/7/2018 18:40
Tiga Jasad lagi Ditemukan Akibat Bencana Kapal Phoenix di Phuket
(AFP PHOTO / MOHD RASFAN)

TIM pencari dan penyelamat (SAR) Thailand mengangkat tiga jasad lagi dari Laut Andaman, kata pejabat pada Selasa (10/7), sementara
tugas berat untuk mengenali lebih dari 40 korban tewas berlangsung sesudah kecelakaan kapal di lepas pantai Phuket pada pekan lalu.

"Tiga mayat lagi ditemukan. Satu ditemukan di dekat Pulau Phi Phi," kata Somnuek Prempramote, Komandan Wilayah Laut 3, dalam jumpa pers di pulau liburan terkenal di lepas pantai barat Thailand itu.

Perahu itu, Phoenix, tenggelam di lepas pantai Phuket pada Kamis (5/7) dengan 101 orang di dalamnya, termasuk 89 wisatawan, semua kecuali dua dari mereka dari China, dalam perjalanan ke pulau kecil.

Dua belas awak asal Thailand juga berada di kapal itu. Jumlah korban tewas membuatnya menjadi bencana terburuk terkait pariwisata di Thailand dalam bertahun-tahun dan menggarisbawahi keprihatinan lama tentang keamanan industri tersebut.

Sebanyak 44 orang dipastikan tewas dan 54 selamat, kata pejabat pada Selasa. Regu penyelamat masih mencari tiga yang hilang. Somnuek menyatakan, penyelamat akan terus mencari korban itu jika cuaca memungkinkan.

"Anginnya cukup kuat," kata Somnuek, dengan menambahkan bahwa rencana mengangkat kapal karam itu ditunda.

"Saat memindahkan perahu itu untuk melihat apakah ada mayat di bawahnya, tugas tersebut perlu dinilai untuk melihat apakah  memengaruhi bukti dalam perkara itu. Kami akan terus mempertimbangkan pilihan," katanya.

Menteri Thailand pada Senin menyalahkan penyelenggara wisata China atas kematian itu karena tidak menghormati undang-undang keselamatan Thailand.

Phoenix berlayar saat cuaca buruk. Dua perahu lain terbalik di daerah sama pada Kamis, tapi penumpangnya dibawa dengan aman ke pantai.
Sejauh ini, lebih dari 50 keluarga China tiba di Phuket untuk mengenali orang terkasih mereka dan merawat yang selamat, kata media pada Senin (9/7) kemarin.

Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha mengunjungi Phuket pada Kamis dan menghibur beberapa kerabat.

Kapten Phoenix dituduh lalai, yang menyebabkan kematian, kata polisi. Ia membantah tuduhan itu. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya