8 Mayat Ditemukan, Jumlah Korban Meninggal Kapal Wisata Terbalik di Phuket Jadi 41

Antara
07/7/2018 20:50
8 Mayat Ditemukan, Jumlah Korban Meninggal Kapal Wisata Terbalik di Phuket Jadi 41
(AFP PHOTO / Sakorn PETCHTHONG)

GUBERNUR Phuket Norrapaht Plodthong, Sabtu (7/7), mengatakan kepada media delapan mayat ditemukan, sehingga jumlah korban meninggal jadi 41 dan 15 orang lagi masih hilang setelah perahu terbalik di lepas pantai Phuket di Thailand Selatan.

Ia mengatakan, Pemerintah Thailand telah membentuk pusat layanan di Bandar Udara Phuket untuk membantu keluarga korban yang datang ke Phuket. Untuk wisatawan yang cedera, Pemerintah Thailand akan menanggung biaya pengobatan mereka, kata Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu malam.

Keluarga masing-masing korban meninggal akan menerima ganti rugi sebanyak 1,4 juta Baht (US$42.200) berdasarkan asuransi perahu dan
peraturan Thailand, katanya.

Dua tim pertolongan China juga telah tiba di Phuket untuk bergabung dalam upaya pencarian wisatawan yang hilang.

Laksamana Muda Charoenphol Koomrasee, Wakil Komandan Armada Ketiga Angkatan Laut Kerajaan Thailand mengatakan dengan bergabungnya 17 penyelam profesional dari tim pertolongan China, mereka berencana membersihkan puing Phoenix pada Sabtu.

"Setelah membersihkan puing untuk memastikan tak ada lagi orang yang dijebak di dalamnya, yang menjadi fokus kami hari ini, kami akan memberi perhatian lebih pada permukaan," kata Charoenphol.

Wakil Komandan itu menambahkan mereka masih bekerja keras untuk menemukan orang yang masih hilang dan mereka telah mengirim helikopter, kapal, dan penyelam bagi upaya pencarian tersebut.

Dua perahu yang membawa banyak wisatawan, kebanyakan dari China, terbalik akibat gelombang tinggi dan angin kencang pada Kamis (5/7) sore.

Semua korban berasal dari perahu Phoenix, sedangkan semua 42 orang di perahu 'Serenata' diselamatkan dan aman. Satu kelompok kerja Pemerintah China tiba di Phuket pada Jumat (6/7) malam dan mengadakan pertemuan pertama dengan pihak Thailand pada hari yang sama. (OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya