Harga BBM Naik, Kerusuhan Meningkat di Haiti

Irene Harty
07/7/2018 18:20
Harga BBM Naik, Kerusuhan Meningkat di Haiti
(AFP PHOTO / HECTOR RETAMAL)

SATU orang tewas di tengah protes di Haiti pada Jumat (6/7) waktu setempat, menyusul pengumuman kenaikan harga bahan bakar untuk mematuhi perjanjian Dana Moneter Internasional (IMF).

Pengawal seorang politikus terbunuh dalam pertengkaran dengan para demonstran di Port-au-Prince ketika dia mencoba untuk membuka jalan dengan tubuhnya yang kemudian dibakar di jalan.

Ban terbakar terus memblokir rute utama di ibu kota, sementara tembakan sporadis terdengar di beberapa distriknya.

Dengan ketakutan mencekam untuk pulang ke rumah, banyak yang memutuskan untuk bermalam di kantor atau bisnis mereka.

Sebelumnya, pemerintah mengatakan bahwa mulai akhir pekan ini, harga bensin akan naik 38%, solar akan naik 47%,  dan minyak tanah akan menelan biaya 51% lebih.

Kenaikannya sangat tidak populer di mayoritas penduduk di negara yang paling miskin di Benua Amerika itu.

Pemblokiran jalan bertambah rumit dengan banyaknya kendaraan yang mencoba mengisi BBM sebelum harga naik dengan sebagian besar pompa bensin telah tutup pada sore hari.

Kerangka kerja yang ditandatangani pada Februari antara IMF dan Haiti mengisyaratkan berakhirnya subsidi untuk produk minyak, yang merupakan sumber utama dari defisit anggaran.

Pemerintah Haiti membenarkan penurunan subsidi dengan mengatakan secara tidak adil menguntungkan Republik Dominika.

"Setiap hari itu subsidi 5.000-6.000 barel yang kita biayai untuk sisi lain perbatasan merupakan beban berat bagi perekonomian kita," kata Jude Alix Patrick Salomon, Menteri Ekonomi dan Keuangan Haiti.

Sadar betapa tidak populernya pengumuman mereka, menteri mengadakan konferensi pers tentang kenaikan harga selama pertandingan perempat final sepak bola Piala Dunia Brasil, negara yang paling didukung Haiti.

Namun, kekalahan Brasil di tangan Belgia membuat situasi meledak di Haiti. (AFP/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya