Iran Setop Sementara Perjalanan Umrah

Wendy Mehari Utami
14/4/2015 00:00
Iran Setop Sementara Perjalanan Umrah
(ANTARA/Prasetyo Utomo)
IRAN menyetop untuk sementara perjalanan umrah warganya ke Arab Saudi, mulai Senin (13/4). Kementerian Kebudayaan Iran mengambil keputusan tersebut setelah muncul dugaan penganiayaan yang dialami dua jemaah umrah di bandara Jeddah, Arab Saudi, pada Maret lalu. Kedua jemaah laki-laki itu hendak pulang ke Iran.

''Umrah akan disetop untuk sementara hingga pemerintah Arab Saudi melakukan tindakan tentang kasus tersebut,'' kata juru bicara Kementerian Kebudayaan Iran, Hossein Nooshabadi.

Rincian tentang kasus penganiayaan itu juga belum dipublikasikan. Dugaan penganiayaan memicu protes di Kedutaan Besar Arab Saudi di Teheran, pada Sabtu (11/4) lalu. Presiden Iran Hassan Rouhani pun telah memerintahkan investigasi dilakukan dan Kementerian Luar Negeri Iran juga telah memanggil diplomat Saudi untuk dimintai keterangan.

Pada Senin (13/4), perwakilan pemimpin urusan haji di Iran, Ali Ghaziasgar, malah menyatakan tidak ada penganiayaan yang terjadi. "Dalam insiden itu, tidak ada penganiayaan yang terjadi. Dua polisi yang mencoba melakukan penganiayaan telah diidentifikasi dan ditangkap oleh kepolisian Saudi," kata Ghaziasgar.

Setiap tahun, 500 ribu warga Iran berkunjung ke Arab Saudi untuk melakukan ibadah umrah ke Mekkah dan Madinah, dan 100 ribu lainnya melakukan ibadah haji. (AP)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya