WAKIL Presiden Brasil Michel Temer menyatakan pemerintahannya 'menaruh perhatian' pada sejumlah demonstrasi yang digelar dengan tujuan memakzulkan Presiden Dilma Rousseff.
''Pemerintah perlu mengidentifikasi apa saja tuntutan demonstrasi itu dan mengkaji lagi tuntutan-tuntutan tersebut,'' kata Temer.
Pernyataan Temer itu disampaikan setelah demonstrasi digelar di seluruh penjuru Brasil pada Minggu (12/4). Demonstrasi itu merupakan aksi kedua yang dilakukan dalam sebulan meskipun jumlah demonstran lebih sedikit ketimbang demonstrasi yang digelar pada 15 Maret.
Para demonstran berang akan terjadinya korupsi di perusahaan minyak negara, Petrobras. Mereka juga memrotes ekonomi yang terpuruk, nilai mata uang yang anjlok, dan inflasi yang melambung.
Sebuah jajak pendapat yang dilakukan pada pekan lalu menunjukkan bahwa mayoritas warga Brasil mendukung digelarnya sidang pemakzulan Rousseff dan hanya 13% responden yang berpendapat pemerintahan Rousseff dinilai positif.
Rousseff sendiri belum menyampaikan respons secara langsung tentang demonstrasi besar-besaran yang digelar Minggu (12/4) lalu. (AP)