PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali mengkritik rencana kerja sama nuklir antara negara-negara Barat dengan Iran dengan menyebut Republik Islam itu tidak bisa dipercaya. Dalam serangan terakhir terhadap kesepakatan yang bisa membuat Iran mengungkapkan kejelasan mengenai program nuklir mereka dengan barter pengurangan sanksi ekonomi. Netanyahu mengaku dirinya menyesalkan kesepakatan itu.
"Dengan sangat menyesal, apa yang saya khawatirkan mengenai kesepakatan ini semakin mungkin terwujud. Kesepakatan itu akan memberikan salah satu negara teroris terbesar di dunia jalur untuk membuat senjata nuklir," seru Netanyahu. "Bagaimana mungkin negara semacam itu bisa kita percaya." Kesepakatan yang rencananya akan diresmikan pada 30 Juni mendatang, imbuh Netanyahu, akan membuat Iran memiliki kemampuan nuklir yang luar biasa. "Kesepakatan itu tidak akan melucuti mereka namun membuat mereka semakin kuat," pungkasnya. (AFP/I-2)