Gara-Gara Komentar Trump, Dubes AS untuk Estonia Mundur

Willy Haryono
30/6/2018 17:00
Gara-Gara Komentar Trump, Dubes AS untuk Estonia Mundur
(AFP/RAIGO PAJULA)

DUTA Besar Amerika Serikat untuk Estonia mengundurkan diri yang disebut-sebut diakibatkan komentar Presiden Donald Trump mengenai sekutu-sekutu Washington di Benua Eropa.

Dalam keterangan di laman Facebook, seperti dilaporkan dari majalah Foreign Policy, Jumat (29/6), James D Melville mengaku keputusan Trump telah membuat dirinya memutuskan pensiun lebih awal.

Keputusan yang dimaksud kemungkinan merujuk pada tarif dagang AS terhadap beberapa industri AS. Melville juga didudga kesal atas sikap Trump yang secara keras mengkritik beberapa negara anggota NATO.

"Saat presiden bilang Uni Eropa hanya memanfaatkan AS dan hendak mengambil celengan kita, atau NATO itu juga sama buruknya dengan NAFTA, maka saya rasa itu bukan hanya salah, tapi membuktikan bahwa ini adalah saatnya saya untuk pergi," tulis Melville, seperti dikutip dari BBC.

Melville adalah diplomat karier dan menjadi Dubes AS di Estonia pada 2015 setelah sebelumnya dinominasikan Presiden Barack Obama.

Sejumlah diplomat AS telah mengundurkan diri dari pemerintahan Trump dalam beberapa bulan terakhir.

Januari lalu, Dubes AS untuk Panama John Feeley mundur dan mengaku sudah tidak dapat lagi bekerja di bawah Presiden Trump.

Satu bulan sebelumnya, Elizabeth Shackelford mundur dari pos Nairobi yang merupakan bagian dari misi diplomatik AS di Somalia. Dalam sebuah surat kepada Menlu saat itu, Rex Tillerson, ia mengaku mundur karena AS telah mengabaikan hak asasi manusia sebagai prioritas.
(Medcom/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya