Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Perdana Menteri Malaysia Najib Razak akan segera dituntut di pengadilan terkait kasus yang dihadapi-nya. Hal itu ditegaskan Perdana Menteri Mahathir Mohamad saat berbicara di hadapan sekitar 300 warganya di Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta, Kamis (28/6).
Pertemuan dilakukan bersamaan dengan kunjungan resmi mahathir yang pertama ke Indonesia setelah kemenangan bersejarah koalisi oposisi Pakatan Harapan yang dipimpinnya dalam pemilu 9 Mei lalu.
Mahathir mengatakan pihak berwenang sedang menyelidiki dan mengumpulkan bukti-bukti tentang hilangnya uang miliaran dolar dari dana negara 1Malaysia Development Bhd (1MDB) serta pembunuhan model asal Mongolia Altantuya Shaariibuu yang diduga melibatkan Najib.
"Saya pikir dia (Najib) akan dibawa ke pengadilan segera," katanya. "Banyak yang bertanya mengapa tidak ada tindakan yang diambil setelah begitu lama, tetapi ia baru diperiksa setelah menjadi mantan perdana menteri."
Mahathir menegaskan bahwa untuk membawa kasus Najib tersebut ke pengadilan harus ada bukti-bukti yang cukup sehingga tidak gagal dalam persidangan.
Jaksa penuntut harus memastikan bahwa mereka mengumpulkan bukti-bukti yang kuat tentang keterlibatan Najib, istrinya, Rosmah Mansoor, dan pengusaha Jho Low dalam skandal 1MDB. "Sehingga tidak akan (bisa) dilawan pengacara mereka," tambahnya.
Pada kasus pembunuhan Altantuya, Mahathir mengatakan persidangan ulang akan diadakan.
Dia menambahkan, banyak kerusakan telah dilakukan pemerintahan sebelumnya dan pemerintahan Pakatan Harapan membutuhkan waktu untuk menyelesaikan masalah yang ditinggalkan pemerintahan sebelumnya.
Menurut Mahathir, perhiasan yang disita dari tempat tinggal terkait dengan Najib berjumlah 1 miliar ringgit (US$247.100) dan itu belum termasuk uang tunai yang disita.
Polisi telah mengatakan sebelumnya bahwa uang tunai dan barang-barang yang disita dari tempat tinggal Najib bernilai antara 900 juta ringgit dan 1,1 miliar ringgit, termasuk perhiasan senilai 442 juta ringgit.
Najib telah membantah melakukan kesalahan yang dituduhkan dan mengatakan nilai barang yang disita telah terdistorsi dalam tindakan pembalasan politik.
Sebagian besar barang yang disita merupakan hadiah dari teman dan pejabat asing di berbagai kesempatan, kata Najib dalam setiap kesempatan.
Dibekukan
Di Kuala Lumpur, Gugus Tugas 1MDB, badan yang dibentuk untuk menyelidiki korupsi tersebut, kemarin, memastikan telah membekukan sejumlah rekening milik pribadi dan beberapa lembaga, termasuk UMNO serta partai politik lain, yang diyakini terlibat dalam penyelewengan dana negara Malaysia.
Selain itu, rekening milik persatuan dan perusahaan, yang juga terlibat dalam penyelidikan perkara itu. juga dibekukan. Gugus tugas itu memberikan jaminan bahwa penyelidikan dijalankan secara adil dan profesional serta mengikuti undang-undang.
Dalam penjelasannya, Gugus Tugas 1MDB mengatakan akan memburu uang dan harta hasil dari kegiatan salah kelola yayasan dana investasi pemerintah, yang dibentuk mantan PM Najib Razak tersebut.
Tim itu sepakat memberikan penekanan kepada pemulihan harta, mengembalikan uang dan harta hasil kegiatan salah dari 1MDB dan menghukum pihak yang terlibat melalui akta SPRM dan KUHP.
(Ant/I-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved