Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TENTARA Suriah menggempur wilayah kota selatan Daraa, Selasa (26/6). Serangan tersebut dilakukan setelah sepekan desa-desa di wilayah itu dihujani bom secara bertubi-tubi.
Pasukan pemerintah berikrar untuk merebut kembali bagian selatan negara itu yang merupakan wilayah strategis karena berbatasan dengan Yordania dan Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel.
Tekanan terhadap para pemberontak dalam sepekan terakhir merupakan aksi militer terbaru dalam serangan yang didukung militer Rusia untuk merebut kembali wilayah yang hilang sejak dimulainya perang Suriah pada 2011 silam.
Selama sepekan, pasukan rezim penguasa meningkatkan intensitas pengeboman terhadap perdesaan di provinsi selatan Daraa, yang menurut PBB telah memaksa 45 ribu orang mengungsi.
Namun, Selasa, media pemerintah mengatakan tentara meluncurkan operasi serangan darat terhadap ibu kota provinsi itu. Sebagai informasi, kota itu dikenal sebagai tempat bermulanya pemberontakan tujuh tahun lalu di Suriah.
Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, sebuah pengawas perang yang berbasis di Inggris, mengatakan operasi militer tersebut merupakan serangan darat pertama di dalam kota sejak eskalasi dimulai.
"Pasukan rezim menargetkan Kota Daraa dengan meluncurkan lebih dari 15 rudal dan serangan udara Rusia dan Suriah tetap berlanjut," kata observatorium itu.
Sementara itu, koresponden AFP di pinggiran selatan Kota Daraa mengatakan melihat asap tebal di sepanjang kaki langit kota dan dua pesawat berputar di tengah maraknya serangan udara.
"Tentara Suriah melakukan serangan udara yang menargetkan posisi teroris dan benteng di Daraa," demikian dilaporkan televisi pemerintah.
Kantor berita pemerintah, SANA, mengatakan serangan itu baru tahap pendahuluan sebelum militer merangsek masuk ke bagian tenggara kota.
Di kota itu, kelompok pemberontak menguasai bagian selatan kota dan para loyalis menguasai bagian utara.
Menurut analis, tentara Suriah melakukan strategi memecah belah untuk kemudian ditaklukkan saat melawan pemberontak di wilayah selatan. Strategi ini bertujuan untuk memotong wilayah berbentuk tapal kuda yang ditentang oposisi.
"Rezim penguasa berusaha menguasai pangkalan militer di selatan kota itu, yang akan memungkinkan mereka memotong rute antara Kota Daraa dan perbatasan Yordania serta memecah wilayah pemberontak," kata kepala Observatorium, Rami Abdel Rahman.
Hasilnya, dalam semalam, pasukan pemerintah berhasil merebut dua desa di timur Provinsi Daraa. Hal itu memungkinkan mereka memotong kantong posisi pemberontak.
Di lain hal, sumber militer yang dikutip media pemerintah mengatakan tentara telah menguasai Basr al-Harir dan Mlehat al-Atash.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved