Palang Merah Sebut Situasi di Aden Malapetaka

Wendy Mehari Utami
08/4/2015 00:00
Palang Merah Sebut Situasi di Aden Malapetaka
(AP/Hani Mohammed)
ORGANISASI kemanusiaan Palang Merah Internasional menyebut situasi di Aden, Yaman, merupakan 'malapetaka'. Pasukan loyalis Presiden Yaman Abed Rabbo Mansour Hadi masih terus bertempur dengan pasukan pemberontak Syiah Houthi.

Kelompok Houthi dan sekutunya berhasil merangsek ke wilayah pelabuhan di Distrik Mualla, Kota Aden, tapi kemudian dapat dipukul mundur oleh pasukan loyalis Hadi.

Adapun pasukan angkatan laut koalisi pimpinan Arab Saudi yang sudah dua pekan ini melancarkan serangan di Yaman guna menumpas Houthi berhasil menyerang sejumlah posisi Houthi di penjuru Aden.

Menurut juru bicara Komite Internasional Palang Merah, Marie Claire Feghali, situasi kemanusiaan di seluruh Yaman sungguh mengerikan. "Jalur-jalur laut, udara, dan darat, semua terputus. Pertempuran di Aden terjadi di seluruh jalan, di seluruh sudut kota, dan banyak warga yang tidak bisa keluar dari situ," ucapnya.

Hari ini, bantuan kemanusiaan berupa obat-obatan seberat 16 ton dari Palang Merah dijadwalkan tiba di Sana'a dan bantuan berikutnya seberat dua kali lipat daripada itu dijadwalkan tiba besok.

Secara keseluruhan di Yaman, data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut lebih dari 540 orang tewas dan 1.700 luka-luka sejak 19 Maret. Setidaknya 74 anak pun tewas dan lebih dari 100 ribu orang mengungsi sejak serangan pasukan koalisi dimulai di Yaman pada 26 Maret. (AFP)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya