Pencurian Bayi Era Franco Disidang

AFP/Ire/I-1
27/6/2018 05:45
Pencurian Bayi Era Franco Disidang
(AFP/OSCAR DEL POZO)

PERSIDANGAN atas ribuan kasus pencurian ribuan bayi selama era Franco mulai digelar di Madrid, kemarin. Seorang dokter Spanyol berusia 85 tahun muncul sebagai pelaku.

Sekitar 50 demonstran melakukan protes di luar pengadilan ketika Eduardo Vela, yang bekerja sebagai dokter kandungan di klinik San Ramon yang sekarang sudah tutup di Madrid, tiba di pengadilan.

Beberapa di antara mereka membawa tanda yang bertuliskan 'Keadilan!' dan 'Hak Asasi Manusia untuk Bayi yang Dicuri'.

Pada 1969, Vela dituding mengambil Ines Madrigal yang sekarang berusia 49 tahun, dari ibu kandungnya, dan memberikannya kepada perempuan lain yang membesarkannya dan secara keliru dinyatakan sebagai ibu kandungnya.

Jaksa menuntut hukuman penjara 11 tahun terhadapnya karena memalsukan dokumen resmi, adopsi ilegal, penahanan tidak sah, dan sertifikasi kelahiran yang tidak ada.

Pencurian bayi ini merupakan sebuah era gelap dan terlupakan dari kediktatoran Jenderal Francisco Franco yang berkuasa pada 1939-1975. Bayi-bayi yang baru lahir dari para penentang rezim itu, atau pasangan yang tidak menikah atau miskin, dipisahkan dari ibu mereka, dan diadopsi. Praktik itu kemudian diperluas.

Ibu-ibu yang baru melahirkan sering diberi tahu bahwa bayi mereka meninggal mendadak dalam beberapa jam setelah lahir. Rumah sakit mengklaim telah mengurus pemakaman mereka padahal sebenarnya mereka diberikan atau dijual ke keluarga lain.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya