Aborsi Cacat Lahir Serupa Kejahatan Nazi

Ant/I-3
22/6/2018 04:45
Aborsi Cacat Lahir Serupa Kejahatan Nazi
(AFP/AFP OR LICENSOR/ALBERTO PIZZOLI)

PENGGUGURAN kandungan yang dilakukan setelah uji prakelahiran identik dengan upaya Nazi menciptakan ras murni dengan cara menghilangkan orang-orang yang lemah atau cacat.

Seperti diketahui, uji prakelahiran itu kerap dilakukan sejumlah orang tua untuk menemukan cacat lahir pada janin mereka.

Hal itu dikatakan Paus Fransiskus saat berpidato panjang di depan anggota konfederasi perhimpunan keluarga Italia, akhir pekan lalu.

"Anak-anak harus diterima saat mereka lahir, seperti Tuhan mengirim mereka, seperti yang Tuhan izinkan, bahkan jika pada waktu mereka sakit," paparnya.

Paus kemudian berbicara tentang uji prakelahiran untuk menentukan apakah janin memiliki penyakit atau kelainan bentuk.

"Dalam hal ini, haruskah kita menyingkirkannya? Pembunuhan anak-anak dengan tujuan untuk memiliki kehidupan lebih tenang, dilakukan dengan menghilangkan orang (janin) yang tidak bersalah."

Paus mengingatkan tentang kekejaman yang dilakukan Nazi untuk mengejar kemurnian ras saat perang dunia kedua. Di bawah program eugenika Nazi, ratusan ribu orang secara paksa telah disterilkan.

Tidak hanya itu, puluhan ribu lainnya bahkan dibunuh dalam upaya membersihkan rantai keturunan mereka yang cacat fisik atau kognitif.

Saat ini, kata Paus, sejumlah orang melakukan hal sama dengan sarung tangan putih.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya