Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
REZIM pemerintah baru Malaysia memperluas penyelidikan dugaan korupsi di perusahaan pelat merah 1Malaysia Development Berhad (1MDB).
Penyelidikan diarahkan untuk membongkar aliran dana ke partai-partai koalisi Barisan Nasional (BN) yang dulu berkuasa. Sejumlah kalangan menilai langkah tersebut berpotensi memberi konsekuensi berat terhadap lanskap politik negara itu.
Meski begitu, pejabat senior pemerintah dan eksekutif keuangan kepada The Straits Times menegaskan para penyelidik sedang mencari aliran uang dari 1MDB dan transfer dana dari rekening pribadi mantan Perdana Menteri (PM) Najib Razak ke para mitra utama dan politisi BN.
Dalam menanggapi hal itu, Najib berkukuh bahwa dia tidak pantas disalahkan atas skandal multimiliar dolar di 1MDB.
Menurutnya, dia tidak tahu apa-apa tentang uang negara yang muncul di rekening pribadinya.
Demikian pula tentang sejumlah besar uang tunai, tas tangan mewah, dan perhiasan yang baru-baru ini disita dari kediamannya oleh pihak berwenang, Najib mempunyai alibi.
Seperti dikutip dari Channel News Asia yang mewawancarai Najib sejak dia kalah pada Pemilihan Umum (Pemilu) 9 Mei 2018, mantan PM Malaysia itu mengatakan bahwa penasihatnya, manajemen, serta dewan 1MDB telah salah karena merahasiakan darinya tentang dugaan penggelapan dana.
Hampir sempurna
Sementara itu, PM Mahathir Mohamad yang baru memenangi pemilu, pada Selasa (19/6) mengungkapkan pihak berwenang memiliki kasus yang hampir sempurna terkait dengan tuduhan penggelapan, penyalahgunaan, dan penyuapan yang dialamatkan kepada Najib dan 1MDB.
Seperti diketahui, politisi berusia 64 tahun itu kalah dalam pemilu setelah selama satu dekade berkuasa. Salah satu penyebab kekalahan Najib ialah karena skandal 1MDB yang oleh Jaksa Agung Amerika Serikat, Jeff Sessions, digambarkan sebagai kleptokrasi yang paling buruk.
Najib, dalam sejumlah komentarnya tentang skandal 1MDB mengatakan, dia tidak tahu apakah ratusan juta dolar yang masuk ke rekening pribadinya ialah berasal dari 1MDB.
Dia juga mengaku tidak tahu apakah dana itu kemudian dicuci untuk membeli sejumlah aset, seperti yacht, lukisan, permata dan realestat. "Saya tidak suka pesta di yacht. Lukisan-lukisan? Saya sama seklai belum pernah melihat lukisan-lukisan itu."
Najib berkilah tidak menyadari adanya pembelian aset-aset tersebut. Menurutnya, pembelian sejumlah aset itu dilakukan tanpa sepengetahuannya.
"Saya tidak akan pernah mengizinkan dana 1MDB digunakan untuk barang-barang seperti itu. Saya tahu apa yang benar dan apa yang salah," kata Najib dalam sebuah wawancara yang diadakan di sebuah vila mewah miliknya.
Vila yang berada di area hotel bintang lima itu menghadap ke laut di pulau wisata Langkawi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved