Pasar Asia Merosot di Tengah Perang Dagang Tiongkok-AS

Denny Parsaulian Sinaga
19/6/2018 19:23
Pasar Asia Merosot di Tengah Perang Dagang Tiongkok-AS
(AFP PHOTO / Philip FONG)

SAHAM Hong Kong dan Shanghai memimpin aksi jual di sebagian besar pasar Asia pada Selasa (19/6). Aksi jual terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran dari perang perdagangan yang baru antara Tiongkok dan AS setelah Presiden AS Donald Trump mengancam tarif baru impor Tiongkok dan Beijing menyiapkan penanggulangan.

Investor sudah mulai khawatir setelah dua ekonomi teratas dunia ini pada Jumat (15/6) mengumumkan langkah-langkah tit-for-tat pada barang senilai sekitar $50 miliar saat Trump mendorong agendanya "Amerika yang Pertama'.

Trump mengatakan dia telah meminta Perwakilan Perdagangan AS untuk mengidentifikasi impor senilai US$200 miliar yang ditargetkan. Dia menambahkan dirinya akan menambah US$200 miliar lagi jika Beijing berusaha membalas.

"Hubungan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok harus jauh lebih adil," katanya menjelaskan keputusannya.

Tiongkok menyebut ancaman itu sebagai pemerasan dan memperingatkan bahwa jika AS menindaklanjuti dengan tarif itu, Tiongkok tidak punya pilihan selain mengambil langkah-langkah komprehensif ppada jumlah dan kualitas yang sesuai dan mengambil tindakan yang kuat dan terukur.

Perkembangan itu mengejutkan dan memicu ketakutan pada perang dagang yang berpotensi merusak oleh negara-negara adidaya ekonomi itu.

"Itu cepat dan tiba-tiba, mengingatkan kita betapa cepatnya segala sesuatunya tidak terkendali," kata Stephen Innes, Kepala Perdagangan Asia-Pasifik di OANDA.

"Memang, ini bergerak di luar tingkat 'tit-for-tat' dan, dapat diprediksi, investor mencari perlindungan di bawah payung surga sebagai indeks ekuitas global yang terjadi di bawah beban perang perdagangan yang meningkat."

Innes memperingatkan bahwa yang terjadi ini bakal berantakan. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya