Gempa Susulan di Osaka Diprediksi 2-3 Hari Ke Depan

Irene Harty
18/6/2018 19:02
Gempa Susulan di Osaka Diprediksi 2-3 Hari Ke Depan
(AFP PHOTO / JIJI PRESS)

GEMPA kuat mengguncang kota kedua Jepang, Osaka pada Senin (18/6) dan menewaskan tiga orang serta melukai lebih dari 200 orang, menurut penghitungan resmi. Diprediksi akan terjadi gempa susulan dalam dua hingga tiga hari ke depan.

Sekitar 850 orang dievakuasi ke tempat penampungan dan hingga 40 tentara dikerahkan ke daerah-daerah di mana pasokan air rusak.

Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe mengatakan pemerintah bekerja bersama dengan prioritas pertamanya menyelamatkan kehidupan masyarakat.

Juru bicara pemerintah Yoshihide Suga memperingatkan kemungkinan adanya gempa susulan yang kuat.

Polisi memeriksa jalan yang runtuh di Takatsuki, sebelah utara prefektur Osaka. "Gempa berskala besar kemungkinan akan terjadi dalam dua atau tiga hari ke depan," katanya.

Tayangan televisi menunjukkan bangunan bergoyang dan pipa air pecah setelah gempa yang terjadi pada jam sibuk.

Namun, tidak ada kehancuran skala besar dan tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan setelah gempa, meskipun komuter terdampar dan puluhan ribu rumah mengalami pemadaman listrik.

NHK menunjukkan cuplikan dari petugas pemadam kebakaran yang menangani kobaran api di sebuah rumah di utara Osaka.

Sejumlah layanan kereta dihentikan, termasuk kereta 'shinkansen', karena beberapa gempa susulan yang lebih kecil terjadi setelah gempa.

Otoritas Pengaturan Nuklir mengatakan mereka tidak mendeteksi masalah di pembangkit listrik atom lokal, tetapi beberapa perusahaan termasuk Honda mengatakan mereka menghentikan operasi di pabrik lokal.

Kansai Electric mengatakan di situsnya, sekitar 170.000 rumah di wilayah Osaka sempat tanpa listrik.

"Ada kekhawatiran risiko rumah runtuh dan tanah longsor telah meningkat di daerah-daerah yang terguncang kuat," kata Toshiyuki Matsumori, petugas meteorologi setempat. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya